Harga Minyak Goreng Menjadi-jadi, Emak-Emak Wajib Tambah Uang Belanja

"Paling bisa mengambil margin Rp 1.000 per kilogram, saya jual Rp 18.500 per kilogram," kata dia.
Kemudian harga minyak kemasan per liter dengan merek biasa dijual dengan harga Rp 17.500 per liter, sedangkan modalnya Rp 16 ribu per liter.
"Sulit mengambil margin, itu hanya Rp 1.000 tidak menghitung tenaga mengemas dan juga plastik untuk membungkus," beber dia.
Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Abdullah Mansuri mengatakan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Kementerian Perdagangan untuk minyak goreng curah sebetulnya Rp 12 ribu hingga Rp 13 ribu per kilogram.
"Harga HET sudah tidak bisa diterapkan, terakhir itu harga segitu setengah tahun atau tahun lalu lah," ungkapnya saat dikonfirmasi JPNN.com.
Dia juga menyatakan merangkaknya harga minyak goreng belum diperbaiki.
"Sampai detik ini belum ada tanda-tanda turun, malah di pasar di DKI Jakarta ada yang Rp 20 ribu, jadi persoalan sebetulnya," kata Mansuri.
Mansuri berharap Kemendag mampu turun tangan mengatasi harga minyak goreng sebelum mencekik masyarakat.
Harga minyak goreng semakin menanjak, sejumlah emak-emak mengeluhkan kenaikan yang terjadi akhir-akhir ini.
- Transformasi Digital sebagai Pilar Ketahanan Ekonomi di Era Perang Dagang Global
- Analis Sebut Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif
- Waspada! Prediksi Kebijakan Donald Trump Bisa Picu Resesi di Indonesia
- Momen Lebaran, Gubernur Harum Beri 3 THR Spesial Untuk Rakyat Kaltim
- Kaya Susah
- Media Asing Sorot Danantara, Dinilai Serius soal Profesionalitas