Harga Pala dan Cengkeh Merosot
Jumat, 01 Oktober 2010 – 15:41 WIB
TERNATE – Harga komoditi andalan masyarakat Maluku Utara, Pala dua minggu terakhir ini merosot. Jika sebelumnya sempat melonjak hingga Rp80 ribu per Kg, kini turun menjadi Rp65 ribu per Kg. Kadis Perindag Kota Ternate, Gazali Samsy berjanji akan memperjuangkan adanya dana talangan yang harus disiapkan Pemkot untuk membantu para petani tersebut dengan cara membeli hasil-hasil komoditi mereka dengan harga yang layak. “Kadang merosotnya harga seperti komoditi pertanian dan perkebunan ini karena adanya permainan harga di tingkat pedagang pengumpul. Olehnya itu ke depan kita akan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti dinas Pertanian untuk menyiapkan langkah-langkah kongkrit untuk mengantisipasi jika tejadi penurunan harga seperti itu,” kata Gazali Samsy.
Menurut H Nasrun, seorang pedagang mengatakan, menurunnya harga komoditi pala dua minggu belakangan ini memasuki musim panen yang membuat stok Pala melimpah. "Sekarang ini lagi musim panen sehingga Pala melimpah. Turun harga ini bukan hanya di Ternate, di luar Ternate juga turun," H Nasrun kepada Malut Post (JPNN Grup), Kamis (30/9).
Selain Pala, komoditi lain seperti cengkeh juga mengalami penurunan. Padahal, sebelumnya komoditi ini diperdagangkan hingg Rp50 ribu per Kg. Namun, dalam beberapa pekan terakhir ini turun menjadi Rp45 ribu per Kg.
Baca Juga:
TERNATE – Harga komoditi andalan masyarakat Maluku Utara, Pala dua minggu terakhir ini merosot. Jika sebelumnya sempat melonjak hingga Rp80
BERITA TERKAIT
- Bea Cukai Parepare Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih Rp 2,25 Miliar, Terbanyak Rokok
- Anindya Bakrie: Kita Harus Dorong Investasi Asing yang Ciptakan Lapangan Kerja
- AS Optimistis Kembangkan Kerja Sama Ekonomi dengan Pemerintahan Baru
- Tali Qrope dan Selang Spring Hose Jadi Sorotan di INAMARINE 2024
- Indonesia Siap Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi Berkelanjutan dari AS
- Menko Airlangga Dorong Kerja Sama dengan Arizona State University, Ini Tujuannya