Harga Produk Sayur dan Buah Australia Diprediksi Bakal Naik

"Karantina di kebun pertanian seharusnya menjadi pilihan di Australia Barat, jika negara bagian lain diizinkan," katanya.
"Pasti ada cara untuk memangkas biayanya, karena bila tidak, maka kita akhirnya akan menjadi negara pengimpor buah dan sayuran," tambah Darryl Hardman.
Lantas apa upaya Pemerintah Australia?

Menteri Pertanian Australia Barat, Alannah MacTiernan mengatakan Pemerintah telah berusaha semaksimal mungkin untuk menangani masalah tersebut.
Ia berkata pihaknya tidak dapat berbuat banyak secara sepihak untuk menyelesaikan masalah kekurangan tenaga kerja asal negara lain ini.
"Kami berusaha memobilisasi tenaga kerja Australia Barat, mensubsidi biaya perjalanan mereka, membayarkan akomodasinya, serta mendatangkan pekerja dari negara Pasifik," ujarnya.
Menteri MacTiernan berkata, secara realistis, tidak ada negara yang akan membuka perbatasannya dalam waktu dekat hanya untuk memenuhi pasokan pekerja backpacker.
"Saat ini, kami tidak akan mempertimbangkan karantina yang dilakukan di kebun pertanian," kata Menteri MacTiernan.
Merosotnya jumlah tenaga kerja musiman yang selama ini bekerja memetik buah dan sayuran di Australia, telah menimbulkan kerugian telah melebihi Rp500 miliar
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana