Harga Properti di Australia Meroket, Uang Mahasiswa Indonesia Terancam Habis untuk Sewa Rumah
Kamis, 10 Februari 2022 – 23:09 WIB

Situasi antrean saat inspeksi rumah sewa di Canberra yang diikuti oleh Rudi Prihandoko, mahasiswa S3 di Australian National University. (Supplied)
"Tanpa tambahan penghasilan ini, sepertinya kami tidak bisa bertahan dengan mengandalkan beasiswa saja," ucapnya.
Hannah Gill dari Real Estate Institute menjelaskan, sebelum pandemi, periode Desember ke Februari merupakan masa puncak pasar sewa properti karena banyak orang baru tiba di Canberra dari negara bagian lain.
"Saat ini kita belum kedatangan semua pendatang tapi situasi pasarnya sudah sulit," kata Hannah.
Ia memperkirakan situasinya akan semakin sulit apabila para mahasiswa internasional mulai kembali secara normal ke ibu kota Australia ini.
Simak artikel lainnya di ABC Indonesia.
Mahasiswa Indonesia yang baru tiba di ibu kota Australia, Canberra, mengeluh langka dan mahalnya harga sewa rumah di sana
Redaktur & Reporter : Adil
BERITA TERKAIT
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana