Harga Pupuk Mencekik Petani, Komisi IV DPR RI Punya Usul, Begini

"Tingginya perbedaan harga tersebut, menjadi kesempatan bagi sejumlah oknum untuk melakukan penyelewengan," ucapnya.
Firman mengaku kerap mendapatkan laporan terjadinya penyelewengan dalam pendistribusian pupuk bersubsidi.
Penyelewengan itu, lanjutnya, biasa terjadi dari lini tiga atau level distributor hingga penyaluran kepada petani.
"Tata kelola ini yang dari lini tiga ke bawah harus ditata ulang, dibenahi, data itu harus valid," tegasnya.
Dia menyebut perusahaan pupuk besar saat ini cukup baik menyalurkan pupuk.
"Tidak berani main-main di situ, kalau mau manipulasi tidak berani apalagi BUMN besar tidak berani. Tetapi setelah sampai di lini tiga itu ada yang main-main, itu yang tertangkap itu mainannya di tingkat bawah," kata Firman. (antara/jpnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
Anggota Komisi IV DPR RI Firman Subagyo mengatakan pemerintah perlu melakukan intervensi untuk menekan harga pupuk.
Redaktur & Reporter : Elvi Robia
- Kaya Susah
- Bulog Cetak Penyerapan Gabah Petani Capai 725.000 Ton, Rekor Tertinggi 10 Tahun Terakhir
- Meraup Untung dari Kemacetan Arus Mudik, Pedagang Kopi Keliling Berseliweran
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Komisi VI DPR Sidak Jasa Marga, Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2025
- Hadapi Puncak Panen, Bulog Jatim Optimalisasi Sarana Pengeringan dan Pengolahan