Harga Rumah di Australia Semakin Turun

"Saya kira ini indikasi nyata bahwa kondisi kredit perumahan mempngaruhi seluruh pasar," katanya.
Selain syarat kredit perumahan yang saat ini semakin ketat, menurut Lawless ada faktor lainnya yang turut berpengaruh.
"Kita lihat banyak pasokan rumah baru di pasar, terutama dari sektor gedung apartemen," katanya.
Selain itu, jumlah pembeli asing semakin menurun di tengah tingkat keterjangkauan harga yang tetap tinggi di Sydney dan Melbourne.
Padahal, katanya, nilai jual properti di Sydney sendiri sudah turun 13 persen dan di Melbourne turun hampir 10 persen. Namun dari segi keterjangkauan harga tetap tinggi.
Tercatat bahwa penurunan harga terbesar terjadi di sektor rumah yaitu mencapai 11,5 persen sedangkan untuk sektor apartemen di Sydney dan Melbourne.
Hal ini bwertolak belakang dengan kondisi di Brisbane, Perth dan Darwin, dimana penurunan harga apartemen lebih besar dibandingkan harga rumah.
Menurut Lawless, pemilik properti kini bersikap menahan diri untuk melepas miliknya ke pasar yang sedang menurun.
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang