Hasan Analogikan Munculnya Baliho Tokoh di Masa Pandemi dengan Baju Baru

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Eksekutif The Cyrus Network Hasan Nasbi mengomentari kritikan yang dilancarkan sejumlah kalangan terhadap baliho yang memuat gambar maupun pesan dari para tokoh politik di masa pandemi COVID-19.
Dia menilai kritikan tersebut pada akhirnya hanya akan menjadi nyinyir yang tak berujung.
“Kalau diikuti akhirnya akan sampai pada 'nyinyir' tak berujung,” ujar Direktur Eksekutif The Cyrus Network Hasan Nasbi dalam keterangan pers diterima di Jakarta, Rabu (4/8)
Hasan Nasbi juga menyoroti kritik yang beredar luas di media sosial, soal dana pemasangan baliho tokoh publik yang lebih baik digunakan untuk membantu masyarakat terdampak pandemi.
“Ini kan kata-kata yang seolah-olah punya pendirian moral tetapi pendirian moral ini sulit untuk dipertanggungjawabkan,” ucapnya.
Hasan lalu menganalogikan pemasangan baliho dengan kebutuhan seseorang terhadap pakaian baru yang memang ingin dibeli.
“Terus kalau ada orang yang tiba-tiba nyinyir kenapa harus beli baju baru sih di antara banyak orang kelaparan, kenapa enggak uang untuk beli baju baru kamu disumbangkan kepada orang yang membutuhkan,” ucapnya.
Hasan mengatakan kehidupan di luar penanganan pandemi harus terus berjalan, termasuk kehidupan politik.
Hasan Nasbi menganalogikan munculnya baliho para tokoh politik di masa pandemi dengan baju baru, begini
- Momen Lebaran Tak Selalu Harus Pakai Baju Baru, Coba Lakuin Ini
- 5 Berita Terpopuler: Daftar 31 Dubes yang Dilantik Prabowo Wow, Ada Politikus PDIP, Apa Saran Hasan Nasbi?
- Reza Indragiri: Sekiranya Kepala Babi Dikirim kepada Jokowi, Apakah Saran Hasan Nasbi Sama?
- Alasan Hasan Nasbi Sarankan Kiriman Kepala Babi ke Kantor Tempo Dimasak Saja, Hmmm
- Seusai Berucap Kontroversial soal Kepala Babi, Hasan Nasbi Kini Bilang Begini
- Ray Rangkuti Nilai Pernyataan Hasan Nasbi Tak Pantas Sebagai Pejabat Negara