Hasbi: Anies gak Antisipasi Banjir, Sibuk Urusi Becak

"Banjir dua hari ini di Pejaten Timur, Rawajati dan lainnya itu, karena ada bagian Sungai Ciliwung yang belum ditutup sheet pile (turap). Penyebabnya karena pembebasan lahan belum rampung. Sehingga, BBWSCC belum bisa bekerja memaksimalkan penurapan," kata Hasbi, seperti dilaporkan Indopos (Jawa Pos Group)
Hasbi mengatakan, padahal sejak November 2016 lalu usulan-usulan itu sudah masuk ke meja Anies, tetapi tak ditanggapi.
"Begini nih kalau gubernurnya cuma bisa cengar-cengir saja. Presiden Jokowi dulu melakukan langkah tepat dengan memecat Anies dari jabatan menteri pendidikan. Kayak begini kerjanya kok," ucap Hasbi.
Menanggapi hal itu, Sekretaris DPC Gerindra Jakarta Barat Agus Taufiqurahman menilai, tidak sepatutnya anggota dewan menyerang kebijakan Gubernur Anies Baswedan di tengah situasi banjir seperti ini.
Apa yang dilakukan Hasbi adalah komentar yang tidak bijak. Banjir itu bukan hanya terjadi saat sekarang ini, tapi sudah berlangsung tahunan.
Bahkan jaman Jokowi dan Ahok banjir ya lebih parah, sampai-sampai Istana dan Jalan MH Thamrin Sudirman kebanjiran.
"Seharusnya Pak Hasbi membantu gubernur dan aparatnya dengan memberikan saran berupa saran postif. Bukan malah menyerang kebijakan gubernur," tandas Agus. (wok)
Menurut Hasbi, banjir di Jakarta tidak akan terjadi jika Anies Baswedan melakukan langkah antisipasi dan punya skala prioritas dalam bekerja.
Redaktur & Reporter : Soetomo
- Ikuti Jejak Anies, Pramono Gratiskan Pajak Rumah dengan NJOP di Bawah Rp 2 Miliar
- Fajar Alfian Minta Maaf Atas Ucapannya kepada Simpatisan Anies
- Banjir di Jakarta Meluas & Merendam 34 RT
- IKA UII Bantu Pemprov DKI Tangani Korban Banjir Jakarta
- Cegah Hujan Deras, Modifikasi Cuaca di Jakarta Bakal Dipercepat
- Tinjau Banjir Naik Helikopter, Gubernur Pramono: Bukan untuk Gagah-gagahan