Hasil Industri Bikin Impor Naik Drastis
Sabtu, 06 Juli 2019 – 01:52 WIB

Terminal peti kemas. Foto: Humas Bea Cukai
Namun Kepala Bidang Mineral dan Batu Bara Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dinas ESDM Kaltara Adi Hermadi tidak mengetahui adanya impor batu bara dari Rusia.
Apalagi, kata dia, impor tak harus dilaporkan kepada pihaknya.
“Biasanya untuk kepentingan operasional alat atau mesin pastinya sehingga impor batu bara. Kemungkinan membutuhkan spesifikasi tertentu untuk treatment tertentu," ujarnya. (uno/fen/prokal/jpnn)
Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara mencatat nilai impor pada Mei 2019 mencapai USD 19,56 juta.
Redaktur & Reporter : Ragil
BERITA TERKAIT
- BEEF Operasi Pasar, Harga Daging Kerbau Beku Dijual Rp 75 Ribu
- Bea Cukai Berikan Fasilitas Kawasan Berikat untuk Produsen Tas Jinjing di Jepara
- ISACA Indonesia Lantik Kepengurusan, Harun Al Rasyid Pertegas Soal Peningkatan IT GRC
- Hadir di Indonesia, Adecco Siap Bawa Standar Global untuk Ketenagakerjaan
- Presiden Prabowo Minta Deregulasi Genjot Daya Saing dan Investasi Industri Padat Karya
- Great Eastern Life Indonesia-OCBC Luncurkan GREAT Legacy Assurance, Ini Keuntungan & Manfaatnya