HASIL SURVEI: Marak Isu SARA, Ternyata Koh Ahok...

jpnn.com - JAKARTA – Pilkada di DKI Jakarta belakangan ini diwarnai bertebarnya isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).
Rupanya, isu sensitif ini tidak laku lagi dijual di ibu kota. Kesimpulan ini berdasar hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).
Berdasarkan survei, pemilih dari kalangan muslim masih cenderung memilih pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat. Jumlahnya mencapai 38,5 persen.
Sedangkan untuk pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni masing-masing hanya mendapatkan 26,2 persen dan 23,7 persen. Sisanya tidak tahu atau rahasia.
"Basuki masih banyak dipilih dari agama Islam dibanding pesaing-pesaingnya," ucap Direktur SMRC, Sirojudin Abbas di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, Kamis (20/10).
Tak hanya itu, bahkan dari kalangan etnis Jawa dan Betawi, pasangan petahana juga masih unggul dibanding dua kandidat lainnya.
Dikatakan Sirojudin, untuk etnis Jawa, pasangan Ahok-Djarot unggul dengan perolehan 51,1 persen. Sedangkan Pasangan Agus-Sylvi dan Anies-Sandiaga masing-masing sebesar 20,5 persen dan 19,7 persen.
Untuk etnis asli Jakarta juga yakni Betawi, incumbent masih menunjukkan dominasinya.
JAKARTA – Pilkada di DKI Jakarta belakangan ini diwarnai bertebarnya isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA). Rupanya, isu sensitif ini
- Ibas Ajak Semua Kader Demokrat Buat Program untuk Kesejahteraan Rakyat
- Ahli Kepemiluan Usul Ambang Batas Maksimal 50 Persen di Pilpres dan Pilkada
- Bahlil Digugat ke Mahkamah Golkar Gegara Ganti Ketua DPR Papua Barat Daya Tanpa Prosedur
- Soedeson Soroti Eksekusi Rumah Warga di Bekasi, Penegak Hukum Diduga Langgar Prosedur
- Polemik Band Sukatani soal Lagu Bayar Polisi, Dewi Juliani: Itu Kritik yang Harus Diterima
- Pakar Sebut Gap Politis Bikin Prabowo & Megawati Sulit Bertemu