Hasto Harapkan Tak Ada Kader PDIP Pengguna Jasa Saracen

jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan bahwa partainya siap menjatuhkan sanksi tegas kepada kadernya yang menggunakan jasa Saracen untuk menjadi kepala daerah. Bahkan, bisa saja PDIP mencabut dukungan untuk kepala daerah pengguna Saracen.
"Itu di luar kultur yang dibangun oleh PDIP, dan (sanksinya) mencabut dukungan misalnya," ujar Hasto seperti diberitakan JawaPos.Com.
Hasto menegaskan, munculnya Saracen yang disebut-sebut sindikat bisnis hoaks dan penebar ujaran kebencian memang mengagetkan. Politikus asal Yogyakarta itu juga menyampaikan kekecewaannya karena ada kelompok di masyarakat Indonesia yang menggunakan cara-cara yang jauh dari Pancasila dan adat ketimuran.
Cara-cara model Saracen jelas tidak baik untuk praktik demokrasi. "Karena itulah PDIP sangat menyesalkan itu bisa terjadi," tegasnya.
Selain itu, Hasto juga mendorong polisi mengusut tuntas sindikat Saracen. Harapannya agar hal-hal serupa tidak terjadi di kemudian hari karena pada 2018 akan ada pilkada serentak, sedangkan pada 2019 ada pemilu legislatif dan pemilu presiden yang digelar bersamaan.
"Pilkada, Pemilu harus jadi ajang kontestasi gagasan berdasarkan kriteria kepemimpinan, bukan hasil rekayasa atau berbagai skenario negatif," katanya.(cr2/JPC)
Redaktur & Reporter : Antoni
- Politikus PDIP Apresiasi Ide Dedi Mulyadi Kirim Siswa Bermasalah ke Barak
- 5 Berita Terpopuler: Kapan Pengisian DRH NIP PPPK? Simak Penjelasan Kepala BKN, Alhamdulillah Perjuangan Tak Sia-sia
- Rayakan 70th KAA, Usman Hamid And The Blackstones Bawakan Album Baru Kritik Sosial
- Megawati Usulkan KAA Jilid II Bahas Kondisi Global dan Kemerdekaan Palestina
- Brando PDIP Minta Dispenda Kawal Ketat Kebijakan Pramono Turunkan Tarif BBM Kendaraan untuk Warga Jakarta
- Sentil Perlakuan KPK terhadap Agustiani Tio, Hasto: Ini Tidak Manusiawi!