Hasto Sebut Mensos Risma Merasa Ada Ketidaknyamanan Saat Rapat Kabinet, Kenapa?

jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut Menteri Sosial RI Tri Rismaharini belakangan bercerita soal ketidaknyamanannya sebelum mengikuti rapat kabinet.
Dia berkata demikian saat menjawab pertanyaan awak media setelah melaksanakan konferensi pers di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Menteng, Jakarta, Selasa (30/1).
"Bu Risma menceritakan sekarang suasana di rapat kabinet, bahkan ketika mau rapat itu diperiksa, ada unsur-unsur ketidaknyamanan," kata Mahfud, Selasa.
Menurut alumnus Universitas Pertahanan (Unhan) itu, ketidaknyamanan itu berkaitan dengan program penyaluran bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.
Terlebih lagi, ada pernyataan dari Istana Negara soal Risma sebagai Mensos tak dilibatkan dalam setiap pembagiannya kepada masyarakat.
"Pembagian bansos jangan dipolitisasi dan ini seharusnya di dalam tata pemerintahan negara yang baik menjadi ruang lingkup dari Kementerian Sosial," kata Hasto.
Dia mengatakan Risma sebagai Mensos akan berupaya data Kemensos tidak dipakai untuk kepentingan politik praktis, termasuk disalahgunakan.
"Beliau tidak mau data-data Kemensos dipakai untuk kepentingan politik partisan, apalagi untuk memperjuangkan kepentingan keluarga," ungkap Hasto.
Menteri Sosial RI Tri Rismaharini bercerita soal adanya ketidaknyamanan sebelum mengikuti rapat kabinet. Sampai ada pemeriksaan.
- Pram-Rano Cairkan Bansos Rp 900 Ribu untuk Penerima KLJ, KAJ, dan KPDJ
- Rano Sebut Bansos untuk Lansia-Disabilitas agar Tak Pinjam ke Bank Keliling
- Tebar Bansos, Aguan & Buddha Tzu Chi Perbaiki Ratusan Hunian Tak Layak di Jakarta
- Semarak Ramadan 2025, Petrokimia Gresik Tebar Bansos hingga Rp 682,5 Juta
- Genjot Upaya Kikis Kemiskinan di Jateng, Gubernur Luthfi Gelontorkan Bansos
- Luhut Blak-blakan soal Bansos Rp 500 Triliun yang Selama Ini Tak Tepat Sasaran