Hasto Tuding Orang di Sekitar Jokowi Jadi Biang Ide Penundaan Pemilu

jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Sekjen PDIP) Hasto Kristiyanto menyatakan negara tidak boleh hanya digerakkan orang per orang.
Dia mengatakan PDIP tetap berkomitmen menjalankan perintah konstitusi, salah satunya mengenai pemilihan umum (pemilu).
Hasto memastikan pihaknya tidak dipengaruhi hasil survei mengenai penerapan konstitusi.
Oleh karena itu, Hasto mengajak semua pihak melihat konstitusi tidak hanya teksnya, tetapi konteks dan suasana kebatinannya.
"Ada atau tidak survei, sikap Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan PDI Perjuangan tetap sama berkaitan dengan penyelenggaraan negara. PDI Perjuangan kokoh dalam jalan konstitusi karena ketaatan pada konstitusi sangat penting," kata Hasto menanggapi hasil riset Lembaga Survei Indonesia (LSI) di Jakarta, Kamis (3/3).
Pria asal Yogyakarta itu menyoroti aspek legalitas kekuasaan melalui pemilu, yang mana rakyat berdaulat.
Periodisasi lima tahunan menjadi kultur demokrasi.
Menurut Hasto, dalam praktik penyelenggaran negara, maka seluruh pimpinan pada hakikatnya dalam melaksanakan kekuasaannya harus memperhatikan kehendak rakyat.
Hasto Kristiyanto menegaskan PDI Perjuangan senapas dengan apa yang disampaikan Presiden Jokowi. PDIP tegas menolak penundaan pemilu.
- Prabowo Tegur Seskab Teddy Gegara Tak Undang Jokowi Saat Peluncuran Bank Emas
- Selesai Diperiksa KPK, Hasto Jawab 52 Pertanyaan Pengulangan
- Peluncuran Bank Emas, Prabowo Berterima Kasih kepada Jokowi
- Momen Prabowo Goda AHY dan Gibran, Mbak Puan Melirik
- Kepala Daerah dari PDIP Tak Ikut Retret Dianggap Petugas Partai
- Survei Median: 46 Persen Netizen Tak Setuju Sikap PDIP soal Retreat Kepala Daerah