Hati-hati, Rapid Test di Tempat Wisata, 100 Orang Reaktif
Sabtu, 31 Oktober 2020 – 08:29 WIB

Ilustrasi - Petugas kesehatan memeriksa sempel darah seseorang yang dirapid test. Foto: ANTARA/Kornelis Kaha
Pelaksanaan tes cepat sendiri dilakukan di sejumlah destinasi wisata dan pintu masuk ke Jabar.
"Pengetesan dilakukan secara acak melalui metode rapid test. Apabila ada yang reaktif, maka akan berlanjut dengan swab test," tambah ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Jabar ini.
Selain itu, Pemprov Jabar juga melakukan pembatasan kapasitas pengunjung di semua objek wisata.
"Jangan dipaksa penuh 100 persen, karena kalau ada kerumunan terlalu padat, ada potensi bahaya," tambahnya.(antara/jpnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
Pengunjung tempat wisata tolong patuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
BERITA TERKAIT
- Polisi Berlakukan Contraflow di Jalur Nagreg Menuju Bandung
- Pemudik Mulai Kembali ke Bandung, Begini Kondisi Arus Balik di Jalur Nagreg
- Bang Jago Bergolok yang Memaksa Minta THR Akhirnya Ditangkap
- 3 Pemudik Asal Depok Tewas Kecelakaan di Jalur Kamojang
- Mengantisipasi Pungli di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Sebar Tim Saber
- Rencana Dedi Mulyadi Sulap Gedung Pakuan Jadi Museum, Alasannya