Hayono Ingatkan Pemilihan Langsung sebagai Roh Partai Demokrat

jpnn.com - JAKARTA - Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat (PD) Hayono Isman menilai wajar pernyataan ketua umumnya, Bambang Yudhoyono (SBY) yang mendukung pemilihan kepala daerah secara langsung. Hayono beralasan, PD didirikan juga untuk mengusung SBY menjadi Presiden RI melalui mekanisme pemilihan langsung.
"Yaitu untuk mengantarkan beliau sebagai capres pada pemilu presiden langsung pertama tahun 2004," kata Hayono kepada JPNN, Rabu (17/9).
Mantan menteri pemuda dan olahraga itu menjelaskan, PD didirikan karena didasari kenyataan sejarah bahwa SBY dikalahkan oleh Hamzah Haz dalam pemilihan wakil presiden pada 2001. Kala itu, Megawati Soekarnoputri yang sebelumnya wakil presiden, naik menjadi presiden untuk menggantikan Gus Dur yang dimakzulkan.
Selanjutnya, posisi yang wapres pun lowong. Kemudian, SBY dan Hamzah Haz sama-sama bersaing memperebutkan kursi wapres.
Terkait proses pilkada langsung, Hayono menegaskan bahwa pernyataan SBY tidak dapat dilepaskan dari jabatannya sebagai Ketua Umum PD sekaligus dan ketua majelis tinggi partai pemenang Pemilu 2009 itu. "Singkat kata, pemilihan langsung adalah jati diri dan roh PD," kata Hayono.
Menurutnya, justru menjadi suatu ironi apabila ada pemikiran di internal partainya untuk menggiring Fraksi PD di DPR untuk mendukung pilkada oleh DPRD. Apalagi, Hayono melanjutkan, pemikiran itu demi kepentingan partai lain yang capresnya kalah dalam pilpres 2014 yang lalu.
Namun, sesuai dengan nama partai, berbeda pendapat dalam semangat musyawarah justru hal wajar. "Selama berbeda pendapat itu demi kepentingan partai dan kepentingan nasional," pungkasnya.(boy/jpnn)
JAKARTA - Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat (PD) Hayono Isman menilai wajar pernyataan ketua umumnya, Bambang Yudhoyono (SBY) yang mendukung
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Belum Beres, Pemeriksaan 4 Polisi Intimidasi Lagu Sukatani Masih Berlangsung
- Polda Riau Sikat Penjahat Lingkungan, Selamatkan Rp 221 Miliar Kerugian Negara
- 5 Berita Terpopuler: Kecaman Muncul, Panselda Diminta Selamatkan Honorer TMS, Tessa Bilang Begini
- Omongan Kapolri Listyo Diungkit setelah Band Sukatani Didatangi Polisi
- Mahfud MD Bilang Begini soal Lagu Band Sukatani yang Menyentil Polisi
- Pendekar 08 Bagikan 80 Tong Sampah untuk Mendukung Kebersihan Lingkungan