Heboh Anak-anak Jalani Cuci Darah, RS Hasan Sadikin Bandung Ungkap Data Ini

Adapun penyebab utamanya bukanlah karena minuman manis yang selama ini berkembang.
Menurut Dany, pola makan yang tidak sehat dan teratur bisa memicu penyakit ginjal, tetapi pada kasus anak tidak langsung terjadi.
“Apabila kita pola makan yang salah, pola hidup yang salah dalam jangka panjang mengakibatkan risiko penyakit ginjal kronik, hipertensi, diabetes melitus itu adalah dua penyakit dewasa yang mengakibatkan mereka,” jelasnya.
Sebelumnya, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta mengungkapkan saat ini ada sekitar 60 pasien anak yang menjalani prosedur cuci darah di RSCM Jakarta.
Prosedur yang dilakukan oleh anak-anak tersebut adalah hemodialisis dan Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD). (mcr27/jpnn)
RSHS Bandung mengungkapkan jumlah pasien anak yang menjalani prosedur cuci darah karena penyakit gagal ginjal berjumlah 20 orang setiap bulan.
Redaktur : Natalia
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina
- Cek Kesehatan Gratis, Langkah Pemerintah Tekan Peningkatan Pasien Penyakit Ginjal
- KPCDI Soroti Dampak Efisiensi Anggaran terhadap Pasien Ginjal, Kemenkes Tegaskan Ini
- Begini Kondisi Ayah Darius Sinathrya Seusai Mengalami Komplikasi Akibat Gagal Jantung
- Oneject Indonesia Luncurkan Mesin Hemodialisa & Kantong Cuci Darah, Menkes Bilang Begini
- ASDP Hadirkan Kebahagiaan Bagi Pasien Anak Hemodialisa Melalui Inspiration Day
- Hadirkan Kesejukan Jelang Pilkada, Eman Suherman Gandeng Karna Sobahi saat Cek Kesehatan