Heboh Fenomena Mabuk Kecubung di Kalsel, Polisi Ungkap Fakta Ini

jpnn.com, BANJARMASIN - Polisi di Kalimantan Selatan merespons fenomena orang mabuk kecubung yang videonya viral di media sosial.
Direktorat Resnarkoba Polda Kalsel pun langsung bergerak guna mengatasi dan mencegah penyebaran kasus mabuk kecubung di provinsi tersebut.
Dari informasi yang diperoleh, tercatat ada 47 orang menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum diduga akibat mabuk kecubung.
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Adam Erwindi menyebut ada beberapa langkah konkret yang ditempuh merespons penyalahgunaan kecubung.
Dia mengatakan Direktur Resnarkoba Polda Kalsel Kombes Kelana Jaya bersama tim telah melakukan pendataan di RSJ Sambang Lihum selama sepekan.
Hasilnya, ditemukan ada 47 orang mengalami gejala diduga mabuk kecubung, bahkan dua di antaranya meninggal dunia.
Polda kalsel juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Kemudian, melakukan uji laboratorium forensik (labfor) di Surabaya untuk mengetahui kandungan dari pohon kecubung.
Polda Kalsel mengungkap sejumlah fakta terkait heboh fenomena mabuk kecubung yang videonya viral di media sosial.
- Sahroni Minta Penyerangan Polres Tarakan oleh Oknum TNI Diusut Transparan
- Polemik Band Sukatani soal Lagu Bayar Polisi, Dewi Juliani: Itu Kritik yang Harus Diterima
- Pelaku Pungli yang Kerap Meresahkan Pengendara di Pintu Tol Keramasan Ditangkap
- Polisi Tipu Polisi di Sumut, Widya Pratiwi Desak Reformasi Pola Seleksi Perwira
- Menganiaya Ibu Tiri dengan Parang, Pria di Makassar Diringkus Polisi
- Kades Kohod Dijebloskan Polisi ke Sel