Heboh! KPK Punya Sadapan Obrolan Stafsus Ahok dengan Sanusi

jpnn.com - JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami sadapan pembicaraan Sunny Tanuwidjaja, staf khusus Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, dengan Ketua Komisi D DPRD Jakarta Mohamad Sanusi.
Krisna Murti pengacara Sanusi, mengatakan, hari ini sampel suara kliennya diambil KPK.
"Hari ini diambil sampel suaranya," ujar Krisna usai mendampingi kliennya menjalani pemeriksaan di markas KPK, Rabu (20/4).
Menurut dia, hanya sampel suara Sanusi saja yang diambil sedangkan yang lain tidak.
Tak cuma itu, ia menambahkan, penyidik juga mencecar Sanusi terkait keaktifan Sunny dalam kasus suap rancangan peraturan daerah reklamasi. "Pertanyaan lebih kepada keaktifan soal Sunny menyangkut masalah raperda," ungkapnya.
Sedangkan Sanusi, enggan berkomentar usai menjalani pemeriksaan Rabu (20/4) sore. "Nanti tanya kuasa hukum saya," kata Sanusi langsung masuk ke mobil tahanan KPK.
Sunny yang sudah dicegah bepergian ke luar negeri itu pernah menjalani pemeriksaan di KPK.
Usai diperiksa, Sunny tak membantah menjadi penghubung antara Ahok dan pengembang reklamasi. Dia tak membantah ada pembicaraan dengan Sanusi. Hal ini yang terus di dalami KPK. (boy/jpnn)
JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami sadapan pembicaraan Sunny Tanuwidjaja, staf khusus Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Saksi Ahli Paparkan Prinsip Kewajaran dalam Gugatan Merek di Sidang Sengketa Minyak Gosok
- Satgas Damai Cartenz Buru Komandan KKB yang Kabur dari Lapas Wamena
- BPKH Limited Perkenalkan Bumbu Khas Indonesia untuk Katering Jemaah Haji di Arab Saudi
- Gelar Aksi di Kemendag, Ribuan Pengepul Minyak Jelantah Tuntut Solusi Penghentian Ekspor
- ISDS Gelar Diskusi Bertema Ancaman Nuklir di Semenanjung Korea Bagi Perdamaian Dunia
- Waka MPR Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik