Heboh Pencabulan Santriwati di Bandung, Kombes Kusworo: Pelaku Berpindah-pindah

Pencabulan ini disebut sudah terjadi sejak tahun 2016 dengan jumlah korban mencapai 13 orang.
Kuasa hukum korban, Deky Rosdiana mengatakan terlapor merupakan seorang kiai di ponpes tempat kliennya menimba ilmu.
"Pelaporan ini terbongkar baru-baru ini," ujar Decky saat dihubungi JPNN Jabar, Senin (15/8).
Dugaan pencabulan santriwati itu terungkap setelah adanya curhatan dari korban.
Baca Juga: Kasat Narkoba AKP ENM Ditangkap Tim Bareskrim, Ditemukan Sabu-Sabu & Uang Sebanyak InI
"Kiai ini masih membuka praktik pengobatan. Kami juga harus menindaklanjuti, kalau tidak maka akan terus menerus kejadiannya," ucap Decky.
Dari kesaksian korban, terduga pelaku menjalankan aksi bejatnya dengan mengelabui para korban menggunakan bahasa-bahasa yang takzim.
Terduga pelaku memanfaatkan karakter santriwati yang patuh kepada kiainya.
Kapolresta Bandung Kombes Kusworo Wibowo menyebut terduga pelaku pencabulan santriwati yang konon seorang kiai kini tinggal berpindah-pindah.
- 16 Anak di Pinrang Korban Pencabulan, Pelakunya Tak Disangka
- Polresta Bandung Sidak SPBU Nagreg, Pastikan Takaran BBM Akurat saat Arus Mudik
- Kasus KDRT Viral di Bandung Naik ke Penyidikan
- Polisi Memprediksi Puncak Arus Mudik di Jalur Nagreg Malam Ini
- Kasus AKBP Fajar Cabuli Bocah, Mahasiswi Bernama Stefani Jadi Tersangka
- Dugaan KDRT Wanita di Bandung, Polisi Ungkap Fakta Ini