Heboh! Warga Serbu Ruang Tahanan Mapolsek, Kibarkan Celana Dalam

Setelah gelar perkara tuntas, korban beserta Kades dan Sekdes Besuk Agung pun diminta masuk. Kades juga diminta untuk membubarkan massa.
Didik Muhtadi, Sekdes Besuk Agung, mengatakan bahwa aksi warga tersebut dilakukan bukan tanpa alasan. Mereka kecewa karena tersangka kasus percobaan pemerkosaan dan penganiayaan urung ditahan.
Sebelumnya Kapolsek Besuk AKP Muhamad Dugel menyatakan bahwa tersangka Arifin akan ditahan minimal 24 jam. Sy, suami korban, merupakan warga asli Desa Besuk Agung. Dia menikahi korban yang berasal dari Desa Alas kandang. '' Warga kami tidak terima karena tersangka tidak ditahan,'' katanya.
Kapolres Probolinggo AKBP Iwan Setyawan mengungkapkan, aksi warga itu terjadi lantaran salah paham. Iwan memastikan tersangka Zainal Arifin tetap ditahan. Demi alasan keamanan, penahanan tersangka dipindahkan ke mapolres. Sebab, saat pertama tersangka dipanggil, warga beramai-ramai mendatangi mapolsek. (mas/mie/c10/dwi)
PROBOLINGGO - Ratusan warga nglurug Mapolsek Besuk, Kabupaten Probolinggo, kemarin (6/11). Warga ingin memastikan kabar pembebasan seorang tersangka
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Begini Kata Polisi soal Hasil Tes Psikologi dan Puslabfor Dokter Priguna
- Polisi Buton yang Ditusuk Warga Korban Salah Sasaran
- Cekcok Antar-Debt Collector Berujung Pengeroyokan di Pekanbaru
- Dengar Ada Mahasiswi Mandi, Dokter MAES Berbuat Nekat, Terjadilah
- Oknum Dokter di Medan Tersangka Pencurian dengan Kekerasan, Begini Kejadiannya
- Arena Judi Sabung Ayam Digerebek Polisi, Pemain Sudah Tidak di Lokasi