Hegemoni Old Trafford
Sabtu, 30 Oktober 2010 – 13:49 WIB

Hegemoni Old Trafford
MANCHESTER - Manchester United tidak seberuntung Chelsea, Arsenal, dan Manchester City kala menyongsong pekan kesepuluh Premier League. Sebab, di saat para pesaingnya menghadapi lawan empuk, Setan Merah - sebutan United - menerima kedatangan lawan berat Tottenham Hotspur di Old Trafford (siaran langsung MNC TV mulai pukul 23.00 WIB). Tapi, berbicara sejarah, United semestinya percaya diri. Itu tak lepas dari reputasi Old Trafford sebagai tempat yang sangat tidak bersahabat bagi Spurs. Sejak 21 Desember 1989, Spurs gagal pulang dengan kemenangan setelah mencatat 14 kali kalah dan tiga kali bermain imbang.
Spurs - sebutan Tottenham - kini menghuni peringkat kelima dengan hanya selisih dua poin (15-17) dari United. Seiring finis peringkat keepat musim lalu dan berlaga di Liga Champions musim ini, skuad Spurs semakin tangguh seiring kedatangan pemain bintang seperti Rafael van der Vaart.
Baca Juga:
Musim lalu, tim besutan Harry Redknapp itu dua kali takluk di Old Trafford. Setelah kalah 1-3 di Premier League, lalu keok dengan dua gol tanpa balas di perempat final Piala Carling. "Saya masih tak percaya mengetahui rapor buruk kami di Old Trafford. Tapi, kami tentu tidak berpikir tidak akan pernah menang di sana. Kini, kami didukung pemain yang semakin bagus dan penampilan kami terus membaik," kata Luka Modric, gelandang Spurs, kepada Daily Mail.
Baca Juga:
Modric juga tertantang memecah rekor tak terkalahkan United di Premier League musim ini. Dari sembilan laga, Setan Merah - sebutan United - meraih empat kemenangan dan lima seri. "Inilah saatnya bagi kami mempermalukan mereka di kandangnya sendiri," tegas bintang timnas Krosia itu.
MANCHESTER - Manchester United tidak seberuntung Chelsea, Arsenal, dan Manchester City kala menyongsong pekan kesepuluh Premier League. Sebab, di
BERITA TERKAIT
- Resmi, Robin Van Persie jadi Pelatih Feyenoord Rotterdam
- Korea Terlalu Perkasa, Perjalanan Timnas Basket Indonesia Berakhir di Jakarta
- Timnas U-20 Indonesia Gagal Raih Prestasi di Piala Asia U-20, Indra Sjafri Dipecat
- Perkuat Solidaritas, Pokja Wartawan Jaksel Gelar Spartan Fun Badminton 2025
- Pebulu Tangkis Pelapis Pelatnas Unjuk Gigi di Singapura
- Liga 1: Taktik 'Parkir Bus' Madura United Buat Persib Kesulitan Mencetak Gol