Hendropriyono Sebut Dua Organisasi Dokter ini Menyesatkan Masyarakat
Bahkan Hendropriyono menegaskan jika mereka sangat berbahaya, sebab bisa membuat masyarakat makin meremehkan Covid-19.
Lebih lanjut, Guru Besar Sekolah Tinggi Intelijen Negara dan Sekolah Tinggi Hukum Militer itu mengatakan, hal tersebut merupakan bukti jika kemampuan intelektual tidak membuktikan adanya kesehatan mental.
"Hal tersebut sama dengan kaum 'anarko punk' yang ramai pada dekade 1970 dan orang-orang yang dalam dua dekade terakhir percaya pada teori-teori konspirasi," ujar pria kelahiran Jogjakarta 7 Mei 1945 tersebut.
"Mereka termasuk umat besar dari 'The Earth is Flat Movement'. Artinya, di dunia ini ada virus yang menyerang fisik dan ada yang menyerang mental atau pemikiran manusia," pungkas Hendropriyono. (ngopibareng/jpnn)
Simak! Video Pilihan Redaksi:
Mantan Kepala BIN Hendropriyono mengungkapkan dua organisasi dokter abal-abal karena menyesatkan masyarakat terkait covid-19.
Redaktur & Reporter : Natalia
- Rapat Bareng Herindra, Yoyok Komisi I Minta BIN Tak Berpolitik di Pilkada 2024
- Yoyok NasDem Minta BIN Melaksanakan Tugasnya Bekerja Profesional di Pilkada
- Tok! DPR Setuju Herindra Menggantikan BG Jadi Kepala BIN
- M Qodari Sebut Herindra Sosok Tepat Pimpin BIN
- Program AMANAH Bisa Tingkatkan Kompetensi Talenta Muda Aceh
- BIN Modernisasi Pusdiklat, Targetkan World Class Intelligence