Hendry Chairudin Bangun: Pengaduan ke Dewan Pers Meningkat

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Ch Bangun mengungkapkan jumlah pengaduan terkait sengketa pers yang masuk ke lembaga itu meningkat signifikan.
Menurut Hendry, data Dewan Pers jumlah pengaduan pada 2019 sebanyak 608, lalu naik menjadi 692 (2020).
Jumlah itu ternyata makin banyak lagi pada 2021, yakni 747 per November 2021.
"Pengaduan terbanyak terjadi pada platform media siber, perkiraan di atas 75 persen," kata Hendry Bangun dalam rapat kerja nasional Rakernas 2021 JPNN Group, di Jakarta, Sabtu (11/12).
Jenis pengaduan yang terbanyak ialah pelanggaran kode etik bersifat elementer, tidak berimbang, tidak konfirmasi.
Kemudian, jenis pengaduan lainnya berupa opini menghakimi dan asas praduga tak bersalah.
Hendry menyebut penyebab dari berbagai pengaduan yang masuk ke Dewan Pers, antara lain lantaran kurangnya pemahaman terhadap profesi hingga pelanggaran kode etik jurnalistik.
Peningkatan jumlah pengaduan ini seiring dengan makin banyaknya jumlah wartawan.
Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Chairudin Bangun membeber data pengaduan sengketa pers meningkat signifikan. Jumlahnya sebegini.
- Anggota Komisi I DPR Dukung Dewan Pers Ungkap Kasus Teror Terhadap Tempo
- Teror Kepala Babi untuk Jurnalis Tempo, Hasan Nasbi: Dimasak Saja
- TB Hasanuddin Tegaskan Kebebasan Pers Harus Dilindungi, Intimidasi Tak Bisa Ditolerasi
- Aksi Demo Tolak Pengesahan RUU TNI: Wartawan Dipukuli, Massa Aksi Rusak Rumah Makan
- Kapolri & Wartawan Kompak Bagikan Takjil ke Masyarakat
- Fikri Jufri