Herman Deru Persembahkan Penghargaan Adhi Bhakti Maha Utama untuk Petani-Nelayan Sumsel

jpnn.com, PADANG - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru meraih penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Maha Utama dari Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional.
Di sela-sela menghadiri acara rembuk utama Penas XVI Padang, Gubernur Sumsel Herman Deru menyempatkan diri meninjau langsung posko KTNA Sumsel untuk menyampaikan rasa bangga atas diraihnya penghargaan tersebut.
Herman Deru mengatakan penghargaan tersebut merupakan prestasi yang luar biasa mengingat dalam sejarah bangsa Indonesia belum sampai 10 orang yang menerimanya.
Menurutnya, semua itu bisa dicapai tidak lain karena keberadaan petani dan nelayan di bawah naungan KTNA.
"KTNA menjadi payung besar yang membuat Gubernur Sumsel diberikan penghargaan yang tertinggi dalam pertanian dan perikanan," kata Herman Deru.
Karena itu, Gubernur Herman Deru menyampaikan ucapan terima kasih kepada para petani dan nelayan di Sumsel yang telah mengukir prestasi bersama melalui tugas dan fungsinya masing-masing.
"Saya ucapkan terima kasih, jujur saja saya sangat terharu. Dalam sejarah Indonesia, baru dua gubernur yang mendapat penghargaan ini," ungkapnya.
Di tengah kegiatan Penas XVI kali ini, Herman Deru memberikan motivasi untuk para kontingen KTNA Sumsel, di antaranya meminta untuk menunjukkan kehebatan petani di daerah tersebut dalam berbagai aspek, baik perkebunan, pertanian dan hortikultura.
Gubernur Herman Deru mempersembahkan penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Maha Utama yang diraihnya untuk petani-nelayan Sumsel yang luar biasa
- Bulog Cetak Penyerapan Gabah Petani Capai 725.000 Ton, Rekor Tertinggi 10 Tahun Terakhir
- Meraup Untung dari Kemacetan Arus Mudik, Pedagang Kopi Keliling Berseliweran
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Desain Unik wondr by BNI Raih Penghargaan iF Design Award 2025
- Dinilai Menyebarkan Pesan Perdamaian, Yenny Wahid Terima Penghargaan
- Mendunia, Herco Digital Raih Penghargaan di Asia Tenggara