Herman H.N. Tolak Dampingi Cagub Demokrat Ini

Sementara, Herman H.N. menegaskan dirinya akan maju pilgub sebagai gubernur, bukan wakil gubernur. Dia juga membantah isu akan berpasangan dengan petahana gubernur M. Ridho Ficardo yang merupakan Cagub Demokrat.
Menurut Herman, isu pasangan Ridho-Herman adalah palsu alias hoaks. ’’Itu (pasangan dengan Ridho, Red) hoaks. Jangan membuat heboh. Nggak mungkin, ya mana bakal terjadi. Kalau saya jadi wakil gubernur, sama saja saya jadi wali kota lagi,” ujar Herman kepada wartawan di rumah dinas wali kota kemarin.
Dia menyebut, tidak mendaftar partai lain karena dirinya memang maju dari PDIP. Tujuannya untuk menjadi gubernur. Dia mengaku tinggal menunggu keputusan berupa surat resmi dari DPP.
Niatan Herman menjadi orang nomor satu di Pemprov Lampung tak lain untuk menyejahterahkan masyarakat Lampung. Ya, seperti visi-misinya.
”Mulai memberikan pendidikan gratis, fasilitas berobat gratis, jalan-jalan bagus, pertanian juga bisa panen melimpah. Kalau panen banyak, rakyat kan makmur,” jelas dia.
Herman mengaku hingga kini juga belum tahu kapan bakal dikeluarkannya rekomendasi dari DPP. Bagaimana dengan wakilnya? Herman juga masih bungkam. ’’Bisa saja saya dulu, bisa sepaket. Hanya semuanya sesuai dengan SK DPP PDIP,” tandasnya. (c1/whk)
PDI Perjuangan dengan kekuatan 17 kursi menjadi magnet dalam Pilgub Lampung 2018.
Redaktur & Reporter : Budi
- Agust Jovan Latuconsina Layak Jadi Wasekjen Demokrat: Energik dan Bertalenta
- Syahrial Nasution, Alumni Unpar yang Dipercaya AHY Jadi Wakil Sekjen Partai Demokrat
- Jadi Kepala Komunikasi Partai Demokrat, Herzaky: Ini Amanah Luar Biasa
- Soal Teror ke Tempo, Hinca: Tidak Ada Demokrasi Tanpa Media yang Merdeka
- AHY Dinilai Tepat Menunjuk Rezka Oktoberia Jadi Wasekjen Demokrat
- Hijrah ke Partai Demokrat, Afriansyah Noor Didapuk Jadi Wasekjen