Herry IP Beberkan Evaluasi Ganda Putra Setelah Turnamen PBSI

jpnn.com, JAKARTA - Pelatih kepala ganda putra PBSI, Herry Iman Pierngadi mengungkap masih banyak hal yang harus dievaluasi dari penampilan enam ganda putra di ajang Mola TV PBSI Home Tournament.
Selama tiga hari berlangsung, Herry IP melakukan penilaian terhadap performa anak-anak didiknya.
Herry memberikan apresiasi atas penampilan Fajar Alfian/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan yang menjadi pasangan terbaik di kompetisi ini.
Menurut Herry, Fajar/Yeremia bisa tampil konsisten dari pertandingan pertama hingga pertandingan kelima.
Pada laga terakhir, Jumat (26/6), Fajar/Yeremia mengalahkan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Moh. Reza Pahlevi Isfahani dengan skor 21-18, 21-18.
"Di awal turnamen ini, saya masih belum bisa memprediksi siapa juaranya, karena kekuatan semua pasangan memang merata. Namun, setelah tiga empat pertandingan, saya melihat Fajar/Yere (Yeremia) bisa jadi juara, karena mereka mainnya konsisten sekali," kata Herry kepada Badminton Indonesia.
Menurut Herry, komunikasi antara Fajar yang lebih senior dengan Yeremia yang lebih muda, juga menjadi salah satu kunci keberhasilan duet dadakan ini.
"Sebelumnya kan Yere sering error, tetapi kelihatan banget Fajar membimbing. Dia kasih masukan, kasih semangat dan bilang jangan kendor, harus fokus. Di pertandingan penentu, mereka di gim kedua sempat kejar-kejaran angka sama Kevin/Reza, lalu Fajar kasih masukan ke Yere, dan Yere bisa menjalankan," jelas Herry.
Dari enam ganda putra yang berlaga di turnamen PBSI, Herry IP mengelompokkan penampilan mereka jadi tiga bagian.
- Paceklik Gelar di Awal 2025, PBSI Perketat Seleksi Pemain Pelatnas Cipayung
- Aturan Promosi & Degradasi Diubah, Deretan Pemain Ini Berpotensi Terdepak dari Pelatnas Cipayung
- BWF World Tour: Rapor Merah Bulu Tangkis Indonesia, 7 Turnamen 1 Trofi
- Indonesia Gagal di All England 2025, Ini Kata PBSI
- Anthony Ginting Absen dari All England 2025
- Rehan/Gloria Belum Puas Finis Sebagai Runner up di German Open 2025