Hinca: Pak Kapolri, Sudah Benar itu Perintahmu

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Hinca Panjaitan mengatakan perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam Telegram Nomor STR/862/IX/PAM.3.2021 berisi penegasan terkait pengamanan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar dilakukan secara humanis dan tidak terlalu reaktif, sudah sangat tepat.
"Karena itu, kepada Pak Kapolri, sudah benar itu perintahmu, tidak boleh satu pun polisi di pusat apalagi di daerah melakukan hal-hal seperti ini lagi," kata Hinca di kawasan Jakarta Timur, Kamis (16/9).
Telegram yang ditandatangani Asisten Operasi (Asops) Kapolri Irjen Imam Sugianto itu ditujukan kepada ke seluruh kapolda.
Penerbitan telegram merupakan hasil pencermatan Polri atas kunker Presiden Jokowi ke beberapa daerah.
Dalam telegram itu tertulis soal tiga kejadian yang mendorong Kapolri mengeluarkan instruksi kepada para kapolda.
Semua peristiwa itu berupa protes masyarakat kepada Presiden Jokowi.
Hinca mengatakan aspirasi-aspirasi yang disampaikan masyarakat tidak boleh dibungkam lantaran itu merupakan bagian dari demokrasi.
Tak hanya itu, lanjut Hinca, seharusnya aspirasi seperti petani di Blitar yang membentangkan poster, didengar pemerintah karena merupakan bagian dari hak asasi manusia.
Anggota Komisi III DPR Hinca Panjaitan mengatakan perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo soal penegasan terkait pengamanan kunjungan kerja Presiden Jokowi agar dilakukan secara humanis dan tidak terlalu reaktif, sudah sangat tepat.
- Jangan Percaya Oknum yang Janjikan Jalan Pintas Jadi Polisi, Sahroni: 100% Penipuan
- NasDem Menghormati Jika Jokowi Pilih Gabung PSI
- Hasil Survei Cigmark Tentang Ketua Wantimpres, Setia Darma: Jokowi Cocok dan Layak
- Apakah Jokowi Akan Bergabung dengan PSI? Begini Analisis Pakar
- Sinyal Jokowi Gabung PSI Makin Kuat, Golkar: Pasti Ada Hitungan Politik
- Pengamat Politik Sebut Wajar Jokowi Diunggulkan Jadi Ketua Wantimpres RI