Hindari Bentrokan, Mes Persebaya Di-Police Line

jpnn.com - SURABAYA – Bentrokan nyaris pecah di mes Persebaya Surabaya, Jalan Karanggayam, Tambaksari, Senin kemarin (8/9).
Hal itu menyusul serbuan sekelompok anggota salah satu organisasi masyarakat (ormas) ke tempat tersebut. Untungnya, polisi bergerak cepat dan langsung mengamankan lokasi.
Tidak sekadar melakukan pengamanan, korps Bhayangkara itu juga memasang police line di mes tersebut. Police line terutama dipasang pada sisi timur yang selama ini digunakan sebagai markas Bonek, sebutan pendukung Persebaya.
”Kami mengambil langkah ini untuk alasan keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami ingin mencegah timbulnya korban,” kata Kapolsek Tambaksari AKP Arif Kristianto kemarin.
Penyerbuan itu terjadi sekitar pukul 10.00. Anggota ormas tidak hanya datang ke mes yang biasa disebut Wisma Persebaya tersebut. Tapi juga meminta barang-barang milik suporter diangkat dari tempat yang mereka gunakan selama ini.
Saat itu ada tiga Bonek di lokasi. Ketiganya lalu mengangkuti barang-barang dari mes sisi timur. ”Barangnya lalu dipindahkan ke pressroom,” terang salah seorang saksi mata yang meminta namanya tidak disebutkan.
Setelah barang-barang dikeluarkan, anggota ormas tersebut ternyata tidak langsung pergi. Mereka menduduki mes. Kabar penyerbuan itu langsung menyebar cepat ke para Bonek.
Secara bergelombang mereka berdatangan ke Wisma Persebaya mulai pukul 11.00. Ratusan Bonek tersebut lantas memblokade pintu keluar mes.
SURABAYA – Bentrokan nyaris pecah di mes Persebaya Surabaya, Jalan Karanggayam, Tambaksari, Senin kemarin (8/9). Hal itu menyusul serbuan sekelompok
- Ribuan Wisatawan Tercatat Kunjungi Malioboro saat Libur Lebaran
- Arus Mudik & Balik Lebaran 2025, Jumlah Penumpang Bandara SMB II Palembang Meningkat 4,2 Persen
- Pemudik Mulai Kembali ke Bandung, Begini Kondisi Arus Balik di Jalur Nagreg
- Kecelakaan Maut Nissan March Vs Innova di Jalintim KM 46 Pelalawan, Satu Orang Tewas
- Identitas 3 Wisatawan Terseret Ombak Pantai Parangtritis, 1 Orang Masih Hilang
- Potongan 20%, Tol Semarang-Jakarta Butuh Saldo Minimal Rp 360 Ribu