Hindari Konflik Kepentingan saat Pemilu, Sahroni Cuti dari Ketum HDCI

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) sekaligus Calon Legislatif (Caleg) DPR RI Dapil III DKI Jakarta Ahmad Sahroni cuti dari organisasi komunitas motor gede itu.
Sahroni memilih cuti dari jabatan ketum HDCI sampai Pemilu 2024 selesai demi menghindari kepentingan politik.
Keputusan itu sudah disampaikan Sahroni saat acara Musdalub HDCI Jakarta (10/12).
Sahroni menegaskan pengambilan cuti itu dilakukan secara sukarela, demi menghindari berbagai pandangan miring terkait rangkap jabatan.
"Saya sampaikan bahwa saya akan cuti sementara dari posisi Ketum HDCI sampai pemilu usai. Keputusan ini saya ambil secara sadar dan sukarela," kata Sahroni melalui siaran pers, Selasa (12/12).
Politikus NasDem itu cuti guna menghindari berbagai potensi serta anggapan negatif, seperti adanya konflik kepentingan, pemanfaatan posisi jabatan, atau penggunaan fasilitas-fasilitas ekstra.
"Agar semuanya bersih dan terang benderang, saya memilih untuk cuti sementara dahulu," ujarnya.
Menurut Sahroni, di masa kampanye sekarang ini sudah seharusnya seorang caleg ataupun capres-cawapres untuk mengundurkan diri maupun mengambil cuti sementara dari jabatan yang sedang dipikulnya.
Caleg DPR RI Dapil III DKI Jakarta Ahmad Sahroni cuti dari posisi ketum HDCI sampai Pemilu 2024 usai, demi menghindari konflik kepentingan.
- Sahroni Minta Penyerangan Polres Tarakan oleh Oknum TNI Diusut Transparan
- Anggap Sumut Darurat Narkoba, Sahroni Minta Polda hingga BNN Kerja Sama
- Dukung Kolaborasi Kementerian Imipas-Polri Berantas Narkoba di Lapas, Sahroni: Perlu Gebrakan!
- Polda Babel Sukses Berantas Geng Motor, Sahroni: Strateginya Patut Dicontoh
- Website Kejagung Diduga Diretas, Sahroni: Utamakan Perlindungan Data
- Kejagung Paling Dipercaya Memberantas Korupsi, Sahroni: Ini Era Keemasan Kejaksaan