Hmm...Akom Sebut Gedung DPR Lebih Parah dari Pasar Tanah Abang

jpnn.com - BOGOR - Ketua DPR Ade Komarudin minta wartawan tidak sering-sering ke Gedung Nusantara I kompleks parlemen, Senayan, Jakarta. Sebab kata Ade, menurut uji kelayakan teknis oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, gedung tersebut tidak aman lagi.
"Ini bukan menurut saya, tapi hasil uji kelayakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bahwa Gedung Nusantara I tidak aman. Jadi wartawan jangan sering lalu-lalang di sana," kata Ade, di Bogor, Jumat (2/4).
Menurut Ade, setelah hasil uji kelayakan gedung diserahkan ke DPR, pria yang biasa disapa Akom itu mengaku ketakutan ketika sedang berada di lantai XII gedung tersebut (ruang Fraksi DPR).
"Ruang kerja saja kan di lantai XII. Saat berada di situ saya selalu ketakutan. Takut terjadi apa-apa dengan gedung itu," tegasnya.
Tapi lama-kelamaan ujarnya, jadi terbiasa juga dan malah lupa dengan hasil uji kelayakan teknis tersebut. "Tapi setelah berkantor di lantai III Gedung Nusantara III, baru saya ingat lagi bahaya itu," imbuhnya.
Terakhir Akom membandingkan suasana gedung tempat berkantornya para anggota DPR itu dengan Pasar Tanah Abang. "Di banding dengan Pasar Tanah Abang, Gedung Nusantara I lebih macet lagi. Istilahnya tidak manusiawi," ungkap Akom. (fas/jpnn)
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- BPKH Temui Pengurus PBNU, Minta Dukungan Terkait Revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji
- Sambut Ramadan, Ketum Kadin DKI Diana Dewi Ziarah ke Makam Orang Tua
- Sumpah Advokat Razman Arif Dibekukan, Chandra Sampaikan Pendapat Hukum
- Pengumuman Seleksi Administrasi PPPK Tahap 2 Muncul Jabatan Tampungan, BKN Angkat Suara
- Wamentrans Viva Yoga Mengajak Alumni Cipayung Plus Berkolaborasi Membangun Bangsa
- Dana Haji Tumbuh Positif, Pengeloaan BPKH Capai Rp 171 Triliun