Hmmm, Beginilah Bocoran Laporan AS soal Anies Baswedan

Dalam kawat diplomatik itu juga diuraikan tentang Anies sebagai salah satu cendekiawan terbaik dan cerdas. Anies bahkan pernah diundang sebagai penceramah dalam buka puasa bersama di Kedubes AS.
Anies, tulis kawat diplomatik Kedubes AS, merupakan rektor di Universitas Paramadina yang dikenal prestisius di Jakarta. Penerima beasiswa Fulbright itu telah berulang kali berkunjung ke AS, dan kunjungan terakhirnya sebelum 2009 adalah pada 2007.
Selain itu, Anies juga tercatat bekerja untuk Fulbright Commission di Jakarta. “Baswedan adalah teman bagi AS, baik secara pribadi ataupun dalam pernyataan publik,” sambung laporan itu.
Karenanya, Kedubes AS meminta permohonan visa Anies segera diselesaikan. Harapannya agar tidak menimbulkan hal memalukan dan merusak kepentingan AS.(ara/jpnn)
Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta pada Jumat, 25 September 2009 pukul 10.17 mengirim kawat diplomatik ke Central Intelligence Agency
Redaktur & Reporter : Antoni
- Ikuti Jejak Anies, Pramono Gratiskan Pajak Rumah dengan NJOP di Bawah Rp 2 Miliar
- Fajar Alfian Minta Maaf Atas Ucapannya kepada Simpatisan Anies
- Tom Lembong Jalani Sidang Perdana, Istri Hingga Anies Memberikan Dukungan
- Gerakan Rakyat Bakal Jadi Parpol, Lalu Dukung Anies, Pengamat Ungkap Indikasinya
- Pram-Rano Buka Kemungkinan Lanjutkan Pembangunan ITF Sunter yang Digagas Anies
- Tahun ke-12, Nara Kreatif Meluluskan 778 Siswa, Anies Baswedan Beri Pesan Khusus