Hmmm... Inilah Tanggapan Pak Tito untuk Eko Patrio

Tito secara pribadi menyesakan adanya pernyataan tersebut. Sejak Tito aktif di Polri, dia sering beroperasi dalam penanggulangan terorisme.
"Saya tahu kerja keras teman-teman di Densus. Mereka mengawasi jaringan ini. Ada yang lolos seperti insiden Thamrin, Samarinda, dan Solo. Ada juga lolos di Tangerang, Gereja di Medan tapi banyak juga yang berhasil digagalkan," terang dia.
Mengenai penangkapan terorisme di Bekasi yang berencana menyerang Istana Negara, Tito menegaskan jaringan yang dibekuk pada akhir pekan lalu itu memang terkait ISIS. Karenanya dia menegaskan, Polri tak mungkun menyuruh orang untuk menjadi teroris.
Tito pun meminta publik untuk menanti proses persidangan terhadap para terduga teroris itu. "Polisi tidak diajari sutradara hebat seperti di Hollywood yang mampu menyetel orang ini berakting layaknya teroris," sambung Tito.
Mantan kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) itu bahkan mempersilakan media mewawancarai para terduga teroris jika nanti sudah divonis dan menjalani hukuman di penjara. “Kami memberikan akses temen media mewawancarai. Kemudian bisa dilihat latar belakang keluarganya," tegas Tito. (Mg4/jpnn)
JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan bahwa pihaknya telah memanggil anggota DPR Eko Hendro Purnumo. Tujuannya untuk meminta penjelasan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Sempat Geger Soal Surat Panggilan, Sidang Gugatan Terhadap Budiharjo Digelar di PN Jambi
- Kementan Cetak Petani Muda, Indonesia Jadi Role Model Global
- Kemenkes & Takeda Edukasi Pentingnya Pencegahan Dengue, Jangan Tunggu Wabah Datang
- PKPU Menjadi Harapan Terakhir Untuk Kembalikan Dana Nasabah PT Fikasa Group
- Gereja Katedral Bandung Gelar Misa Requiem untuk Paus Fransiskus
- Dukung Kamtibmas, MUI Jakut Apresiasi Kinerja Polres Pelabuhan Tanjung Priok