HNW Berharap SE Menag Terkait Pengeras Suara di Masjid Direvisi

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Dr. H.M. Hidayat Nur Wahid, MA mengapresiasi menteri agama yang ingin menghadirkan harmoni di antara Umat beragama.
Namun, Hidayat juga mengkritik Surat Edaran Menteri Agama Nomor 5 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala.
Surat Edaran itu ditujukan untuk menghadirkan harmoni, tetapi diberlakukan secara generalisasi dan tidak mempertimbangkan kearifan lokal.
Dikhawatirkan, surat edaran tersebut malah berbalik menciptakan keresahan, saling curiga, dan disharmoni di kalangan masyarakat yang terhubung dengan masjid dan musala.
“Seharusnya, sebelum membuat Surat edaran, Menag membuat kajian yang objektif dan komprehensif serta berkomunikasi dengan para wakil rakyat di Komisi VIII DPR yang membidangi urusan agama,'' katanya.
Mereka menyerap aspirasi konsituen dan warga, termasuk yang terkait dengan masjid dan musala.
''Saya mendapat banyak masukan dari warga yang hampir semuanya menyayangkan dan tidak sependapat dengan surat edaran baru tersebut,” ujarnya melalui siaran pers di Jakarta, Rabu (23/2/2022).
HNW, sapaan akrab Hidayat Nur Wahid, mengatakan, sejatinya pengaturan mengenai penggunaan pengeras suara ini ada sejak 1978.
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengkritik Surat Edaran Menteri Agama Nomor 5 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala
- Johan Rosihan PKS: Idulfitri jadi Momentum Membangun Negeri dengan Akhlak
- Waka MPR: Jadikan Momentum Idulfitri untuk Memperkokoh Nilai-Nilai Persatuan Bangsa
- Resmi, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1 Syawal 1446 Hijriah Jatuh pada 31 Maret
- Waka MPR Eddy Soeparno Tekankan Transisi Harus Menguatkan Ketahanan Energi Nasional
- Waka MPR Akbar Supratman Sesalkan Dugaan Penghinaan Kepada Ulama Sulteng Habib Idrus
- Waka MPR Ibas Berharap Sekolah Rakyat Dibangun di Pacitan, Minta Bupati Siapkan Lahan