HNW Dukung Jaksa Tuntut Terdakwa Herry Wirawan Hukuman Maksimal

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) mengapresiasi Kajati Jabar Asep N. Mulyana yang memberikan tuntutan maksimal hukuman mati atau hukuman tambahan seperti kebiri kimia dan denda kepada terdakwa pemerkosa 12 santriwati Herry Wirawan.
Tuntutan terberat harus disampaikan untuk memberikan ketegasan hukum berkeadilan.
Selain itu, membuat efek jera kepada pelaku dan pihak-pihak lain agar tidak melakukan perbuatan serupa.
Tuntutan hukuman terberat, menurut Hidayat, merupakan aspirasi masyarakat sebagai bentuk pemberlakuan hukum yang tegas dan adil.
Terlebih kebiadaban yang dilakukan terdakwa dalam waktu yang lama dan berulang terhadap 12 santriwati di bawah umur.
“Jaksa penuntut umum berani menuntut dengan tuntutan terberat. Majelis hakim penting menimbang secara jernih dan menghadirkan keadilan hukum dengan mengabulkan tuntutan itu,” ujarnya pada Selasa (11/1).
HNW mengatakan, tuntutan tersebut sudah sesuai dengan dakwaan pertama jaksa.
Yakni, Pasal 81 ayat (1), Ayat (3), dan Ayat (5) jo Pasal 76D UU Perlindungan Anak jo Pasal 65 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengapresiasi kejaksaan yang memberikan tuntutan maksimal hukuman mati kepada Herry Wirawan
- Penembakan di Lokasi Judi Sabung Ayam Diduga Terencana, Sahabat Polisi: Pelaku Harus Dihukum Berat
- Isu Kewenangan Intelijen Paling Kentara di RUU Kejaksaan
- Jaksa Penyidik Diduga Lakukan Malaadministrasi dan Persangkaan Palsu dalam Kasus Korupsi
- Pakar Kecam Upaya Membegal Kewenangan Kejaksaan untuk Tangani Korupsi
- IHSG Anjlok, Waka MPR: Kuatkan Basis Investor Instituional Domestik
- Soal RUU Kejaksaan, Awan Puryadi: Kekuasaan Seharusnya Dibatasi