HNW Sebut Tiga Simpul Penting Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid MA mengajak para pemuda aktif berperan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemuda tidak boleh hanya asyik bersenang-senang dengan dirinya sendiri atau terus tekun belajar, tanpa peduli dengan kondisi sekitarnya.
Karena pemuda memiliki kewajiban ikut berbakti dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Pemuda, Islam dan Indonesia adalah tiga simpul penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sejarah kita juga mencatat, peran ketiganya selalu kait-mengait antara satu dengan yang lain. Karena itu, penting untuk terus menguatkan tiga simpul kebangsaan, agar ke depan Indonesia makin berjaya dan berdaulat," kata Hidayat Nur Wahid.
Pesan Hidayat itu dikemukakan secara virtual saat menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR di kalangan anggota dan pengurus Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Mataram, Minggu (1/11/2020).
Ikut hadir pada acara tersebut Anggota Fraksi PKS MPR RI Johan Rosihan dan Ketua Umum PD KAMMI Mataram Arif Rahman.
Pendapat serupa disampaikan Anggota FPKS MPR Johan Rosihan. Selaku narasumber kedua, Johan Rosihan antara lain mengatakan sejak dulu pemuda sudah terlibat aktif dalam perjuangan Indonesia.
Ke depan, kata dia, keterlibatan serupa harus dipertahankan. Pemuda tidak boleh kendor dalam mengawal kemajuan bangsa.
“Indonesia merupakan rumah kita bersama yang harus dijaga. Sedangkan Pancasila adalah dasar berbangsa dan bernegara yang final," kata Johan lagi.
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengajak para pemuda aktif berperan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
- 3 Juta Lulusan SMA/SMK Menganggur, Waka MPR: Berbagai Langkah Harus Segera Diambil
- HNW Usulkan ke Prabowo Terbitkan Keppres yang Tetapkan 3 April sebagai Hari NKRI
- Danantara dan Komitmen Presiden Bagi Hilirisasi SDA-Tanaman Pangan
- Waka MPR Dorong Pemda Proaktif Sosialisasikan Persyaratan SPMB 2025 Secara Masif
- Waka MPR Sebut Inisiatif Putra Prabowo Temui Megawati Meneduhkan Dinamika Politik
- Johan Rosihan PKS: Idulfitri jadi Momentum Membangun Negeri dengan Akhlak