HNW Ungkap Banyak Keanehan RUU Cipta Kerja, Ada Kata Dipaksa

Menurut HNW, oleh karena tidak terpenuhinya asas tranparansi dan kepatuhan pada aspek legal itu, wajar sikap beberapa fraksi, seperti FPKS dan FPD yang menolak melanjutkan pembahasan RUU tersebut ke rapur.
Ketika dibawa juga ke rapur, lanjut dia, wajar bila FPKS dan FPD menolak menyetujui RUU itu menjadi UU Cipta Kerja.
Lebih lanjut, HNW menuturkan konstitusi menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara hukum, dan kekuasaan legislasi berada di tangan DPR melalui fraksi-fraksi, alat kelengkapan dewan dan anggota-anggota DPR.
Menurut HNW, seharusnya setiap fraksi yang merupakan elemen penting di dalam DPR diberikan akses seluas-luasnya dalam pembahasan suatu RUU.
"Termasuk menerima draf utuh RUU yang akan dibahas atau akan diputuskan, sebelum diminta menyiapkan dan menyampaikan pendapat mini maupun pendapat akhir. Dan itu yang sudah menjadi konvensi di DPR,” tuturnya.
HNW menambahkan kebiasaan ketatanegaran atau konvensi dalam penyusunan RUU adalah setiap fraksi dikirimi draf naskah RUU secara utuh yang sudah disepakati dan selesai dibahas.
Sehingga, lanjut dia, pendapat mini apalagi pendapat akhir yang akan disampaikan pada pembicaraan akhir tingkat I maupun pada tingkat II dapat dilakukan secara benar, maksimal dan komprehensif.
“Selain hukum yang tertulis, kebiasaan atau konvensi ketatanegaraan ini juga seharusnya bisa menjadi pedoman dalam pembahasan/pwmgambilan keputusan terhadap Omnibus RUU Ciptaker. Apalagi, RUU ini memiliki dampak kepada lebih dari 78 undang-undang yang berlaku saat ini,” ujarnya.
HNW mendorong Jokowi menerbitkan perppu membatalkan UU Cipta Kerja. Dia juga mendukung masyarakat mengajukan judicial reciew ke MK.
- HNW Usulkan ke Prabowo Terbitkan Keppres yang Tetapkan 3 April sebagai Hari NKRI
- HNW Sebut Indonesia Layak jadi Pioner Negara OKI Hadirkan Regulasi Anti-Islamophobia
- Waka MPR Hidayat Nur Wahid: Netanyahu Lebih Pantas Ditangkap ICC Dibandingkan Duterte
- HNW Dukung Usulan Erdogan Soal Hak Veto di DK PBB untuk Negara Mayoritas Muslim
- Jakarta Banjir, HNW Turun Langsung Salurkan Bantuan & Puji Gerak Cepat Pemerintah
- Waka MPR Hidayat Nur Wahid Kecam Israel yang Larang Bantuan Kemanusiaan Masuk ke Gaza