Holywings Sudah Lama Tak Miliki Izin Bar, Kenapa Baru Ditutup Sekarang?
jpnn.com, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menanggapi tentang bar dan restoran Holywings yang baru ditutup setelah ada masalah promosi miras gratis bagi pemilik nama Muhammad dan Maria.
Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta sendiri menutup Holywings dengan alasan beberapa gerai yang berada di wilayah Jakarta terbukti belum memiliki sertifikat standar KBLI 56301 dengan jenis usaha bar yang telah terverifikasi.
Selain itu, sejumlah gerai juga tak memiliki sertifikat standar KBLI 56301, yakni sebuah usaha yang kegiatannya menghidangkan minuman beralkohol dan non-alkohol.
Namun, selama ini Pemprov DKI Jakarta seolah tak menindak pelanggaran tersebuti. Mereka baru mencabut izin ketika ada persoalan promosi miras gratis bagi pemilik nama Muhammad dan Maria.
“Itu kan salah satu (berawal dari promosi), setelah dicek ternyata ada syarat-syarat yang belum terpenuhi,” ucap Ariza di Balai Kota DKI, Selasa (28/6).
Di sisi lain, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta Arifin beralasan sebenarnya pihaknya selama ini tidak diam.
Gubernur Anies Baswedan beserta jajaran disebut masih terus aktif memantau segala jenis pelanggaran di tempat usaha.
"Sebenarnya kami tidak diam, Pemprov DKI tidak pernah diam dengan pelanggaran yang ada," kata Arifin.
Ahmad Riza Patria menanggapi tentang bar dan restoran Holywings yang baru ditutup setelah ada masalah promosi miras gratis bagi pemilik nama Muhammad dan Maria.
- Ikhtiar Holywings Peduli Bantu Mengurangi Penderita Skoliosis
- Bar LGBT di Jaksel Terbongkar Berawal dari Keributan, Sudah Setahun Beroperasi
- Hari Ibu, Holywings Bagikan 5.000 Makanan Gratis di HW Superhouse
- Mantan Wagub Jakarta Era Anies Bakal Jadi Ketua Timses RIDO
- Marshel Widianto Berubah Sikap Setelah Batal Maju Pilkada Tangsel
- Riza Patria Mundur dari Pilkada Tangsel, Duh, Nasib Marshel Widianto