Honorer K2 Dinilai Aneh, Dukung Jokowi tapi Masih Berharap jadi PNS

jpnn.com, JAKARTA - Tidak semua honorer K2 mendukung pasangan capres – cawapres Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.
Ada yang masih menggantungkan harapan kepada Joko Widodo untuk menyelesaikan persoalan pengangkatan mereka sebagai pegawai negeri sipil alias PNS.
Anggota Komisi X DPR Nizar Zahro mengatakan, keterbelahan dalam dukungan pilpres oleh komunitas profesi merupakan hal yang biasa. Hampir semua profesi tidak ada yang solid mendukung satu orang capres.
Dia mencontohkan, alumni kampus negeri ada yang mendukung Jokowi, tapi lebih banyak memberikan dukungan kepada Prabowo.
Namun, Nizar menegaskan dalam memberikan dukungan hendaknya disertai rasionalitas. Dalam kasus honorer K2, ujar dia, Jokowi sudah final menggunakan skema pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK dan menutup peluang pengangkatan menjadi PNS.
Prabowo - Sandiaga. Foto: Ricardo/JPNN.com
"Maka aneh, di satu sisi mendukung Jokowi, namun di sisi lain masih berharap PNS. Hal demikian bagaikan pungguk merindukan bulan," ungkap Nizar kepada JPNN, Rabu (30/1).
Nizar Zahro mengatakan, sudah jelas bahwa konsep Jokowi adalah menjadikan honorer K2 sebagai PPPK, bukan sebagai PNS.
- 5 Berita Terpopuler: Permintaan Kepala BKN Sangat Serius, Pengangkatan PPPK Bakal Tuntas 2025, Ini Buktinya
- Kepala Daerah Siap Mendatangi MenPAN-RB, Pengangkatan PPPK Tuntas 2025
- Permintaan Serius Kepala BKN kepada ASN, PNS dan PPPK, Silakan Disimak
- 5 Berita Terpopuler: Dokter Terawan Buka-Bukaan, Gaji PPPK Sudah Disiapkan, Segera Cek Lokasi ATM Deh!
- Gaji PPPK 2024 Tahap 1 Sudah Disiapkan, Sebegini, Alhamdulillah
- 5 Berita Terpopuler: Sudah Saatnya Pengangkatan R2 & RE jadi PPPK Paruh Waktu, tetapi Ada yang Bikin Kecewa