Honorer K2 Tunda Aksi Besar-besaran, Ini Alasannya

jpnn.com - JAKARTA--Ratusan ribu honorer kategori dua (K2) akan mengawal janji Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi yang menyatakan akan mengakomodir masukan-masukan dari para honorer.
Ketua Umum Forum Honorer k2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat tertutup dengan MenPAN-RB membahas nasib K2 yang tidak lulus pada Senin (4/5).
"Alhamdulillah ada progress sedikit, beliau berjanji akan membahas rekomendasi dan masukan dari FHK2I. Pak menteri juga berjanji proses pengangkatan honorer K2 dimulai tahun ini," kata Titi kepada JPNN, Selasa (5/5).
Meski Yuddy hanya menjanjikan akan merumuskan masukan dari honorer K2 dalam pembahasan Panja Honorer K2 DPR nanti, namun menurut Titi, sudah ada sedikit titik terang. Janji MenPAN-RB ini juga yang membuat honorer K2 melakukan aksi cooling down.
"Tapi jangan dipikir kita cooling down lantas pemerintah bisa mengulur-ulur waktu. Kami akan mengawal ini terus, karena yang kami butuhkan adalah bukti nyata, bukan janji saja," tegasnya.
Titi menambahkan, aksi turun jalan yang rencananya dilaksanakan bulan ini dipending sementara sembari melihat langkah pemerintah dalam penyelesaian K2. (esy/jpnn)
JAKARTA--Ratusan ribu honorer kategori dua (K2) akan mengawal janji Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Kementan Bersama NCA dan UGM Menggelar Konsultasi Bekerja di Pertanian Jepang
- Kepala BKN: PNS & PPPK Aset Negara, Harus Dilindungi, Ditingkatkan Kesejahteraannya
- Ahmad Ali Mangkir dari Panggilan KPK terkait Kasus TPPU Rita Widyasari
- Usut Gratifikasi ke Pejabat Pajak, KPK Periksa Bos Bharata Millenium Pratama hingga BPR Olympindo
- Usut Korupsi Kereta Api, KPK Periksa Pihak Wika dan Adhi Karya
- Ajudan Panglima TNI Diduga Intimidasi Wartawan, Iwakum Mengecam & Tuntut Pengusutan