Horeee, Wali Kota Surabaya Naikkan Biaya Operasional RT, RW, dan LPMK 100%

jpnn.com, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menaikkan biaya operasional untuk RT, RW serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) 100 persen.
Semula RT menerima Rp550 ribu, kini menjadi Rp1 juta. Kemudian RW yang sebelumnya Rp600 ribu menjadi Rp 1.250.000, dan LPMK Rp700 ribu menjadi Rp1,5 juta.
Penyerahan biaya operasional itu diserahkan Eri dalam bentuk buku rekening. Dia meminta pelayanan publik dapat dilakukan di tingkat RT dan RW.
“Saya yakin Surabaya lebih cepat lagi dalam memberikan pelayanan publik,” kata Eri Cahyadi baru-baru ini.
Cak Eri sapaan akrabnya menjelaskan, program pelayanan publik itu di antaranya seperti pengurusan KTP, KK, akta kematian, dan surat pindah.
Dia ingin warga makin mudah dan cepat mengurusnya karena pembangunan kota tidak hanya dari pemerintah kepada masyarakatnya saja, tetapi membangun rasa cinta antarwarga.
“Pemerintah di tingkat kelurahan merupakan ujung tombak dalam sektor pembangunan. Jadi, mereka yang paling dekat dengan warga,” tutur dia.
Apabila program itu dijalankan dengan baik, Eri berjanji akan memberikan kenaikan biaya lagi.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ingin pelayanan publik dapat dilakukan di tingkat RT dan RW.
- Satpol PP Surabaya Temukan 2 RHU Jual Miras saat Ramadan
- KAI Daop 8 Tes Narkoba Kepada 100 Pekerja, Ini Hasilnya
- Info Penting, Masyarakat Surabaya Harap Lakukan Ini Sebelum Mudik Lebaran 2025
- Dukung SRRL, Pemkot Surabaya Bakal Bangun Flyover dan Underpass
- Gubernur Jateng Mengajak Bupati & Wali Kota Fokus Membangun Infrastruktur di 2025
- Wakil Wali Kota Serang Rela Gaji Dipotong 3 Tahun, Demi Beli Ambulans Gratis untuk Warga