Horeee...Oktober, Ribuan Guru Bantu di Jakarta Terima NIP CPNS

jpnn.com - JAKARTA - Ribuan guru bantu di DKI Jakarta akan menerima NIP CPNS pada Oktober mendatang. Saat ini, Badan Kepegawaian Negara (BKN) tengah menanti usulan dari Pemprov DKI Jakarta.
"Kami sudah meminta datanya ke Pemprov DKI Jakarta. Hanya saat ini mereka tengah menentukan guru bantu yang lulus tes Agustus 2015," kata Karo Humas BKN Tumpak Hutabarat kepada JPNN, Selasa (7/9).
Dia menyebutkan, BKN telah menerima surat dari MenPAN-RB Yuddy Chrisnandi tertanggal 20 April 2015 soal pengangkatan guru bantu di DKI Jakarta secara bertahap. Pengangkatan guru bantu ini menggunakan payung hukum PP 56/2012 tentang pengangkatan honorer tertinggal.
Dalam surat MenPAN-RB itu dinyatakan, penanganan guru bantu DKI untuk tahun 2015, melalui verifikasi berkas dan surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM) dimulai April sampai Juli, pelaksanaan tes bulan Agustus, pengumuman hasil tes akhir Agustus, pemberkasan input data SAPK BKN bulan September, dan penetapan NIP bulan Oktober. Sedangkan biaya pelaksanaan seleksi dan gaji menjadi beban APBD Pemda DKI Jakarta.
"BKN pada dasarnya siap memproses sesuai jadwal yang ditetapkan, namun kami kembalikan ke Pemprov DKI untuk segera menyerahkan berkas-berkas CPNS-nya," terang Tumpak. (esy/jpnn)
JAKARTA - Ribuan guru bantu di DKI Jakarta akan menerima NIP CPNS pada Oktober mendatang. Saat ini, Badan Kepegawaian Negara (BKN) tengah menanti
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- BPKH Temui Pengurus PBNU, Minta Dukungan Terkait Revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji
- Sambut Ramadan, Ketum Kadin DKI Diana Dewi Ziarah ke Makam Orang Tua
- Sumpah Advokat Razman Arif Dibekukan, Chandra Sampaikan Pembelaan
- Pengumuman Seleksi Administrasi PPPK Tahap 2 Muncul Jabatan Tampungan, BKN Angkat Suara
- Wamentrans Viva Yoga Mengajak Alumni Cipayung Plus Berkolaborasi Membangun Bangsa
- Dana Haji Tumbuh Positif, Pengeloaan BPKH Capai Rp 171 Triliun