Hotel Tentrem Ketiga Hadir di Jakarta, Merek & Arsitek Indonesia, Konsep Nusantara

Terbukti, kata dia, hotel yang dibangun di Semarang dan Yogyakarta laris pengunjung.
"Saya peminat hobi membangun hotel untuk meyenangkan hati, ternyata hotel itu laris sekali. Kami membuktikan di Semarang dan Yogyakarta lebih laris. Saya masih ingat kali pertama hotel dibangun, Banyak orang sangsi dengan kami, ‘bangun hotel, kok, di Yogyakarta. Kenapa tidak di Bali?’. Begitu juga saat bangun hotel kedua di Semarang. Orang luar memandang kami bodoh tenan membangun hotel di daerah," kata Irwan.
Irwan mengaku dirinya enggan mendengar perkataan orang lain perihal hitung-hitungan dalam membangun hotel.
Pasalnya, kata dia, semua itu tergantung faktor keberuntungan.
"Orang sering ngomong masa hotel enggak ada hitung-hitungnya. Bagaimana, ya, saya enggak malu, saya mikir," ujar Irwan.
Adapun dirinya memilih nama Tentrem, karena menurut Irwan, Indonesia merupakan negara yang kaya raya.
Pemilihan nama Tentrem merupakan merek Indonesia.
"Arsiteknya juga Indonesia, dan tema atau konsepnya nusantara. Saya salah satu sangat setuju pakai nama Indonesia, jangan asing. Minimal selama bisnis semuanya halal sesuai niat. Niatnya partisipasi untuk negara," kata Irwan.
PT. Hotel Candi Baru bersama PT Praja Karalan Perdana menggelar kegiatan groundbreaking ceremony pembangunan Hotel Tentrem Jakarta di Alam Sutera.
- Ambil Alih 99% Saham CKBD, CBDK Hadirkan Hotel Bintang 5 di Kawasan NICE
- 4 Rute Baru TransJabodetabek akan Dioperasikan, Ada Alam Sutera-Blok M
- Okabe Gallery Alam Sutera Menghadirkan Event Bertajuk Apa Kata Mereka
- Kamar 503 Hotel Grand Hap Solo Kebakaran, Ini Info Polisi
- Germany Brilliant & Christian Sugiono Resmikan GB Gallery Kitchen Sink di Okabe Alam Sutera
- Pendapatan Hotel di Palembang Turun 20 Persen, Dampak Efisiensi Anggaran Prabowo?