Hotma: BW jangan Banyak Komentar
Selasa, 14 Mei 2013 – 12:30 WIB
JAKARTA - Tim Penasehat Hukum terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Driving Simulator Surat Izin Mengemudi di Korps Lalu Lintas Markas Besar Polri dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Inspektur Jenderal Djoko Susilo, berang. Tim pembela yang dipimpin Hotma Sitompul itu mengingatkan agar Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto tak banyak mengomentari masalah di dalam persidangan Djoko di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.
"Saya dan Pak Tommy (Sihotang) dan tim lawyer yang lain mengingatkan kalau Bambang Widjojanto itu jangan banyak mengomentari masalah di persidangan," kata Hotma Sitompul didampingi Tommy Sihotang, Penasehat Hukum Djoko Susilo, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (15/5).
Hotma menegaskan, komentar-komentar Bambang itu bisa dianggap menekan persidangan Djoko. "Kalau mau, maju di persidangan bersama kita, sama-sama bersidang. Jangan banyak komentar di luar," kata Hotma.
Ia mengingatkan kembali, Bambang Widjojanto tak perlu lagi berkomentar macam-macam di luar. Sebab, di persidangan ini, sudah ada Jaksa Penuntut Umum yang mewakili KPK.
JAKARTA - Tim Penasehat Hukum terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Driving Simulator Surat Izin Mengemudi di Korps Lalu Lintas Markas Besar Polri
BERITA TERKAIT
- Akademisi Kritik Pola Komunikasi Pemerintah Soal Pagar Laut, Muncul Kesan Tidak Tegas
- Waka MPR Dorong Tata Kelola Pemerintahan Daerah yang Influsif Harus Segera Diwujudkan
- Puluhan Warga Keracunan Makanan di Ponorogo, 1 Orang Meninggal, Polisi Turun Tangan
- Gaungkan Kebijakan Efisiensi Anggaran, Istana Tetap Gelar Retret Kepala Daerah, Ini Alasannya
- Versi Mensesneg, Retret Kepala Daerah Tidak Pakai Dana Pribadi Prabowo
- Sesosok Mayat Ditemukan Terapung di Perairan Cilegon, Identitas Belum Diketahui