Hubungan Fadli Zon-Pius Lustrilanang Memanas
Beda Pandangan Soal Pergeseran Posisi Wakil Ketua BURT DPR
Jumat, 26 Agustus 2011 – 06:25 WIB

Hubungan Fadli Zon-Pius Lustrilanang Memanas
JAKARTA - Soliditas internal Partai Gerindra agak terganggu. Proses rolling penempatan anggota fraksinya di alat kelengkapan DPR telah memicu ketegangan antara Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon dengan anggota DPR Pius Lustrilanang.
Fadli menganggap Pius sudah digeser dari posisinya selaku Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT). Sedangkan, Pius berkeyakinan posisi itu masih dipercayakan kepada dirinya. "Memang nggak ada perubahan," kata Pius di Jakarta, kemarin (25/8).
Baca Juga:
Pius lantas memberi penjelasan kronologis versi dirinya. Menurut Pius, dalam proses rolling ini telah muncul tiga surat. Surat pertama tertanggal 30 Juli. Dalam surat yang ditandatangani Ketua Fraksi Partai Gerindra Widjono Harjanto itu terjadi perubahan mengenai susunan keanggotaan Fraksi Partai Gerindra di alat kelengkapan DPR.
"Aku dipindahkan dari posisi Wakil Ketua BURT menjadi Wakil Ketua Komisi IX," ujar Pius. Pius rencananya akan menggantikan Soepriyatno yang dipindah menjadi anggota biasa di Komisi XI. Tapi, Soepriyatno rupanya tidak terima dipindahkan. Supriyatno yang kebetulan menjabat Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra lantas mengeluarkan surat tertanggal 16 Agustus.
JAKARTA - Soliditas internal Partai Gerindra agak terganggu. Proses rolling penempatan anggota fraksinya di alat kelengkapan DPR telah memicu ketegangan
BERITA TERKAIT
- Bendera PSI Perorangan Berkibar di Sejumlah Ruas Jalan Jakarta
- Patuh Instruksi Megawati, 4 Kepala Daerah PDIP di Jawa Barat Tak Ikut Retret
- Kader PDIP Bupati Brebes Tetap Ikut Retret: Demi Kepentingan Masyarakat
- 19 Kepala Daerah PDIP di Jateng Absen dari Retret Akmil, Tunggu Arahan Megawati
- PSI Instruksikan Kepala Daerah Melayani Rakyat, Bukan Partai
- Megawati Larang Kadernya Ikut Retret, Rano Karno Bilang Begini