Humanitarian Islam dan Peran NU Dalam Membangun Papua
Oleh: M Rifai Darus - Wakil Ketua PWNU Papua

Belum lagi, trauma yang harus dilalui oleh penduduk setempat yang merasakan konflik bersenjata—meski kini skalanya relatif dapat dikendalikan.
NU Papua harus mengambil peran aktif untuk memperkuat kohesi sosial melalui pendekatan kebudayaan, kemanusiaan dan pemberdayaan dalam semangat persaudaraan (trilogi ukhuwah).
Kolaborasi pemangku lokal, pemerintah pusat dengan NU maupun ormas keagamaan lainnya, perlu diperkuat agar perdamaian di bumi Cendrawasih ini dapat berjalan berkesinambungan.
Sekali lagi, masa depan Papua tidak cukup mengandalkan satu-dua pendekatan saja. Tetapi harus multidimensi, lintassektor dan peran aktif semua pihak untuk menjaga, merawat dan menumbuhkan solidaritas sosial antar anak bangsa.(***)
Wacana Humanitarian Islam atau Islam untuk kemanusiaan merupakan buah pemikiran massyaikh NU yang bersumber dari Rasulullah Muhammad SAW.
Redaktur & Reporter : Friederich Batari
- Makna Idulfitri 1446 Hijriah: Momen Kebersamaan, dan Berbagi
- Peringati Hari Al Quds Sedunia, Ribuan Massa Padati Gedung Grahadi Surabaya
- Danone Menjalin Kemitraan Strategis dengan PBNU
- Menpora Dito Apresiasi Kegiatan Majelis Tilawah Al-Quran Antarbangsa ke 15 DMDI
- Digelar Serentak, Khataman Al-Qur’an NU Global Akan Menggema di Seluruh Dunia, Targetkan Rekor MURI
- Ustaz Cholil Bicara tentang Islam dan Pertambangan Berkelanjutan