HUT ke-126 BRI, Mewujudkan Transformasi untuk Memberi Makna Indonesia

"Hingga September 2021, BRI secara konsolidasi mencatatkan pertumbuhan aset 11,87 persen year on year (yoy) Rp 1.619,77 triliun," kata dia.
Sunarso mengatakan kepercayaan nasabah untuk menempatkan dananya di BRI masih terjaga dengan baik, sebagaimana tampak dari penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh menjadi Rp 1.135,31 triliun.
“Dana yang masyarakat simpan sebagian besar kami salurkan kredit untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi, sehingga pada posisi September 2021, kredit di BRI menembus Rp 1.026 triliun atau tumbuh 9,74 persen (yoy)," bebernya,
Menurutnya, capaian tersebut terjadi di tengah situasi melambatnya kredit,
"kami masih tumbuh kuat," ucap Sunarso.
Aset-aset itu, lanjutnya, dikelola dengan sangat hati-hati, dengan prudential principal yang tinggi, sehingga di tengah tekanan kualitas kredit akibat dampak pandemi dan melambatnya perekonomian.
"BRI berhasil melalui berbagai program restrukturisasi dan BRI juga masih tetap tumbuh secara selektif,” ungkap Sunarso.
BRI secara aktif meneruskan komitmennya untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional. Melihat kinerja keuangan yang solid saat ini, Sunarso menjelaskan terdapat ruang bagi perseroan untuk memantik pertumbuhan ekonomi lewat ekspansi kredit.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memberi makna Indonesia dalam perjalannya selama 126 tahun berkarya.
- Analis Sebut Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif
- Waspada! Prediksi Kebijakan Donald Trump Bisa Picu Resesi di Indonesia
- Momen Lebaran, Gubernur Harum Beri 3 THR Spesial Untuk Rakyat Kaltim
- Libur Idulfitri, Kebun Binatang Bandung Larang Pengunjung Botram
- Pertamina UMK Academy Berhasil Bawa Ribuan Produk UMKM Go Global
- Para Peserta UMK Ungkap Segudang Manfaat Ikut Program Pertamina, Produknya Bisa Go Global