Hutan di Lembak Diduga Lumbungnya Ganja
Sabtu, 16 Maret 2013 – 12:09 WIB

Hutan di Lembak Diduga Lumbungnya Ganja
CURUP--Bupati Rejang Lebong (RL), H. Suherman, SE, MM, tidak dapat menutupi kekesalannya terhadap peredaran narkoba di wilayah RL. Bermula dari meningkatnya jumlah pelajar yang terjerumus ke dunia hitam tersebut dan ditambah dengan terungkapnya keberadaan 2 hektare ladang ganja di Desa Lubuk Alai Kecamatan Sindang Beliti Ulu (SBU), belum lama ini. Terlepas dari itu, Suherman mengaku bangga atas prestasi jajaran Polres RL yang berhasil mengungkap keberadaan ladang ganja di Lubuk Alai. "Prestasi jajaran Polres RL patut diacungi jempol. Saya harap ke depannya tindakan tegas terus dilakukan untuk memberantas penyalahgunaan narkoba," tegas Suherman.
Suherman menduga, dari hasil temuan jajaran Polres RL selama kepemimpinannya sebagai bupati, hutan yang masuk ke dalam dua kecamatan di wilayah Lembak telah menjadi lumbung ganja. Yakni Kecamatan SBU dan Sindang Beliti Ilir (SBI).
Baca Juga:
Suherman menuturkan, kedua wilayah kecamatan tersebut berpotensi menjadi lumbung ladang ganja."Saya minta dengan aparat kepolisian mengusut tuntas keberadaan ladang ganja di wilayah tersebut. Harus dilakukan pengawasan langsung di jalur masuk dan keluar transportasi di SBU dan SBI, karena pasti masih ada ladang ganja lainnya. Setidaknya dapat mempersempit ruang transaksi peredaran narkoba jenis ganja dan sabu di wilayah itu," tutur Suherman.
Baca Juga:
CURUP--Bupati Rejang Lebong (RL), H. Suherman, SE, MM, tidak dapat menutupi kekesalannya terhadap peredaran narkoba di wilayah RL. Bermula dari meningkatnya
BERITA TERKAIT
- Antisipasi Macet, Tol Jagorawi Arah Puncak Bogor Diberlakukan Contraflow
- Air Sungai Meluap, 7 Desa di Aceh Selatan Terendam Banjir
- Cari Wisatawan Hilang di Pangandaran, Tim SAR Gabungan Bentuk 2 Tim
- Arus Balik Lebaran, One Way Nasional Diterapkan 6 April 2025 dari GT Kalikangkung
- Arus Balik Lebaran, Jalur Nagreg Menuju Bandung Dipadati Kendaraan pada Kamis Malam
- Oknum TNI Diduga Melindungi Tambang Emas Ilegal, Ini Respons Kodam Pattimura