Hutan Tak Terawat Kini Jadi Desa Wisata Pancasila, Diresmikan oleh Ketua MPR

Dia menyebutkan, di samping tetap menjalankan peran sebagai 'lumbung pangan' nasional, desa juga telah tumbuh menjadi sentra perekonomian baru dalam skala kecil dan menengah (UMKM).
Dengan sedikit sentuhan teknologi dan peningkatan kompetensi serta kapasitas sumber daya manusia, pemerintah juga sedang menggalakkan program pengembangan potensi desa menjadi Dewa (desa wisata agro), Dewi (desa wisata industri), dan Dedi (desa digital).
"Melalui potensi sumberdaya yang dimiliki, didukung peluang pengembangan sektor pertanian dan industri kecil dan menengah yang masih terbuka lebar, saya optimistis bahwa para petani dan pelaku UMKM milenial di desa bisa memberikan kontribusi besar dalam mendorong bangkitnya perekonomian nasional, khususnya pasca pandemi Covid-19," ucap Waketum KADIN Indonesia ini.
Legislator Partai Golkar ini juga meyakini akan semakin banyak desa yang berkembang menjadi sentra pertumbuhan ekonomi dan teknologi. Masa depan Indonesia, bukan lagi berada di perkotaan, melainkan berada di pedesaan.
"Slogan bekerja di desa, rezeki kota, bisnisnya mendunia, akan menjadi magnet yang menarik minat generasi muda untuk kembali ke desa. Membangun daerahnya dan mengoptimalkan berbagai peluang yang ada," pungkas Bamsoet.(jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
Desa Wisata Pancasila ini memiliki nilai tambah karena berada di kawasan hutan Leuser yang menjadi paru-paru dunia.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- 3 Juta Lulusan SMA/SMK Menganggur, Waka MPR: Berbagai Langkah Harus Segera Diambil
- HNW Usulkan ke Prabowo Terbitkan Keppres yang Tetapkan 3 April sebagai Hari NKRI
- Danantara dan Komitmen Presiden Bagi Hilirisasi SDA-Tanaman Pangan
- Waka MPR Dorong Pemda Proaktif Sosialisasikan Persyaratan SPMB 2025 Secara Masif
- Waka MPR Sebut Inisiatif Putra Prabowo Temui Megawati Meneduhkan Dinamika Politik
- Johan Rosihan PKS: Idulfitri jadi Momentum Membangun Negeri dengan Akhlak