Ibas: Kemesraan antara Pemerintah dan Rakyat Harus Dijaga

jpnn.com, JAKARTA - Partai Demokrat sebagai penyeimbang kini dianggap mesra dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Ini setelah partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menyetujui Perppu Ormas yang diajukan pemerintah dengan syarat setelah disahkan harus segera direvisi.
Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas mengatakan, kemesraan antara pemerintah dengan rakyatnya harus dijaga. Tidak hanya tokoh-tokoh politiknya saja.
“Karena pemerintah datangnya dari rakyat,” tegas Ibas menanggapi kemesraan PD dengan pemerintahan Jokowi-JK, Selasa (31/10) di gedung DPR, Jakarta.
Ibas menambahkan, kemesraan Partai Demokrat dengan rakyatnya juga harus terus dijaga. “Karena Demokrat terlahir dari suara rakyat,” katanya.
Karena itu, Ibas mengatakan, Partai Demokrat selalu ingin menjaga kemesraan baik dengan pemerintah, fraksi yang ada di DPR, dan lainnya.
Menurut Ibas, Partai Demokrat juga harus selalu merasa nyaman dengan kondisi bangsa. Terlebih lagi jika sesuatu yang positif.
Namun demikian, PD tetap tidak segan memperbaiki dan mengkritik apabila apa yang dijalankan belum berkenan dengan keinginan rakyat.
Putra Presiden RI Keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu yakin setiap pemerintah maupun pemimpin bangsa memikirkan yang baik buat bangsanya.
- Pemerintah Siapkan Retret Gelombang Kedua untuk Kepala Daerah
- Fenomena Pendatang Saat Mudik, Wagub Jabar: Jangan Membebani Pemerintah!
- Puan Sebut 3 Pasal Perubahan Dalam RUU TNI Sudah Dibahas dan Mendapat Masukan dari Masyarakat
- Revisi UU TNI Dinilai Hidupkan Dwifungsi, Koalisi Masyarakat Sipil Desak DPR Lakukan Ini
- Bersilaturahmi dengan Kepala Daerah yang Diusung Partai Hanura, OSO: Sejahterakan Rakyat
- Aktivis Muda: Kritikan Konstruktif Perlu untuk Beri Masukan Kepada Pemerintah