ICW Gagal Dapat Data Investigasi UN
Pejabat Kemdikbud Tak di Tempat
Rabu, 15 Mei 2013 – 17:49 WIB

ICW Gagal Dapat Data Investigasi UN
Sementara itu Koordinator MPP ICW Febri Hendri menyebutkan, pejabat kemdikbud baik menteri maupun Itjen tidak punya alasan untuk tidak menyampaikan semua hasil investigasi UN beserta rekomendasnya kepada masyarakat karena laporan Itjen itu sudah menjadi informasi publik
"Masyarakat berhak mengetahuinya. Karena sudah menjadi informasi publik sejak Menteri menyampaikannya dalam konferensi pers. Informasi ini sangat penting, untuk melihat ada tidaknya indikasi korupsi dan akan digunakan untuk melaporkan ke penegak hukum," kata Febri.
Febri juga menegaskan bahwa dirinya yakin sesuai UU keterbukaan informasi publik, hasil investigasi UN itu sudah menjadi informasi publik. Justru kalau Mendikbud dan jajaran masih menahan-nahan informasi itu maka bisa dikategorikan melawan hukum.
"Sudah disampaikan dalam konferensi pers, artinya itu informasi publik. UU KIP sudah menyatakan kalau sudah disampaikan ke publik itu jadi informasi publik. Kalau gak mau kasih berarti menteri langgar UU," tandas Febri yang meminta hasil investigasi UN dibuka selebar-lebarnya.(Fat/jpnn)
JAKARTA - Rombongan tim monitoring pelayanan publik Indonesia Corruption Watch (MPP-ICW) dan sejumlah guru gagal mendapatkan salinan hasil investigasi
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Waka MPR Dorong Pemda Proaktif Sosialisasikan Persyaratan SPMB 2025 Secara Masif
- Algonova Bantu Asah Keterampilan Anak-anak Sejak Dini
- LLDIKTI IV Percepat Kenaikan Puluhan Jabatan Dosen Universitas Kristen Maranatha
- Gelar Acara M3, Ganesha Operation Berbagi Strategi Jitu Masuk PTN Terbaik
- Muhammadiyah Jakarta Minta Izin kepada Pramono Terkait Pembangunan Universitas
- Waka MPR Ibas Berharap Sekolah Rakyat Dibangun di Pacitan, Minta Bupati Siapkan Lahan